Posisi Wander Luiz dan Geoffrey Castillion dalam Skuad Persib di Ujung Tanduk?

Persib Bandung kepayahan saat jumpa Persebaya Surabaya. Dalam laga pekan ke-16 Liga 1 2021-2022 itu Persib kalah tiga gol tanpa balas dari Persebaya.

Hasil yang sangat mengecewakan tentunya. Bahkan sampai membuat Pelatih Persib Robert Rene Alberts, tak menduga tim asuhannya bisa dipermak Bajul Ijo dengan mudah.

“Hari ini kami mengalami hasil yang benar-benar mengecewakan, ini hasil yang sama sekali tidak kami duga,” kata Alberts, seusai laga.

Hal yang wajar bila Alberts merasa sangat kecewa dengan hasil yang diraih anak asuhnya.

Sebab, Persib sebenarnya bisa mengontrol jalannya laga terutama babak pertama. Maung Bandung tampil begitu solid.

Pressing tinggi yang diterapkan Persib membuat Persebaya tidak bisa mengembangkan permainannya.

Bahkan selama paruh pertama laga, Bajul Ijo tidak bisa menembus pertahanan Persib. Tidak ada satu pun tembakan yang bisa dilepaskan Jose Wilkson dkk ke gawang Persib.

Akan tetapi cerita berubah pada babak kedua. Persebaya mampu mengubah keadaan. Cukup dengan memanfaatkan satu kesalahan di lini pertahanan Persib, Persebaya bisa mencuri gol.

Setelah unggul, kendali permainan diambil alih Persebaya. Alhasil, Bajul Ijo sukses mencetak dua gol tambahan dan mengunci kemenangan dengan skor 3-0 atas Persib.

Bila melihat laga secara keseluruhan, sejatinya Persib bisa menghindar dari kekalahan memalukan tersebut. Maung Bandung bahkan berpotensi memenangi laga, andai mereka lebih efektif dalam memanfaatkan peluang menjadi gol.

Pasalnya pada babak pertama, Persib mendapatkan banyak peluang berbahaya, yang berpotensi menjadi gol. Sayangnya, penyelesaian akhir menjadi masalah laten yang dihadapi Maung Bandung.

Menyoal lemahnya penyelesaian akhir, lini depan Persib pun mendapatkan sorotan tajam, khususnya sosok Wander Luiz dan Geoffrey Castillion. Keduanya dianggap gagal memainkan peran sebagai penyerang utama Persib.

Apalagi Luiz dan Castillion hampir tidak pernah memberikan kontribusi positif kala Persib bermain di laga besar.

Luiz dan Castillion memang sudah menyumbang delapan gol untuk Persib pada musim ini.

Akan tetapi, distribusi gol keduanya dicetak ketika Maung Bandung berhadapan dengan tim-tim berstatus medioker.

Saat Persib bersua kesebelasan besar yang menjadi rival mereka, Luiz dan Castillion cenderung tak bisa berbuat apa-apa.

Alberts pun tak menampik bahwa dirinya merasa kecewa dengan performa yang ditunjukkan Wander Luiz dan Castillion.

“Ya, saya melihat Luiz bermain bersama Beckham pada babak pertama dan ada beberapa peluang bagus dari mereka,” kata Alberts

“Lalu kami memasukan Geoffrey pada babak kedua tapi koordinasi kedua pemain ini tidak berjalan dengan baik dan tidak membuat peluang berbahaya,” sambung dia.

Alberts melanjutkan, sebagai duo penyerang, keduanya seharusnya bisa memberikan kontribusi yang lebih besar untuk Persib.

“Saya harus mengatakan bahwa tentunya kami mengharapkan (kontribusi) yang lebih dari itu,” tegas pelatih asal Belanda itu.

Tidak menutup kemungkinan terdepak

Melihat performa yang ditunjukkan Wander Luiz dan Castillion sejauh ini, tidak menutup kemungkinan keduanya terdepak dari skuad Persib pada putaran kedua Liga 1 2021-2022.

Apalagi Persib juga tengah dirumorkan dengan sejumlah penyerang. Paling santer adalah isu bakal merapatnya David da Silva ke Bandung pada jendela transfer tengah musim 2021-2022.

Kans Persib mendatangkan David da Silva memang terbuka. Penyerang asal Brasil itu kabarnya saat ini sudah berstatus bebas transfer.

Kontraknya yang berakhir pada 30 November lalu, dikabarkan tak diperpanjang oleh Terengganu FC.

Selain David da Silva, Maung Bandung juga dikaitkan dengan penyerang asal Brasil lainnya, Paulo Josue. Namun berbeda dengan David da Silva, Josue masih berstatus pemain Kuala Lumpur City FC.