4 Pemain Merapat Jelang 8 Besar Liga 2, Sriwijaya FC Pilih Tutup Mulut

Dibukanya bursa transfer Liga 2 2021 terhitung 8-14 Desember menjelang babak 8 besar langsung dimanfaatkan Sriwijaya FC berbelanja pemain baru.

Dengan nama besar dan ambisi Sriwijaya FC di Liga 2 musim ini, yakni promosi ke Liga 1, banyak pemain berebut ingin bergabung. Tapi, ada empat nama yang kini tengah menjalin komunikasi secara intens.

Diakui Manajer Sriwijaya FC, Hendriansyah, ada setidaknya empat pemain yang sudah menjalin komunikasi dengan pihaknya menjelang kick-off babak 8 besar Liga 2 2021.

Tapi, untuk identitas pemain belum dapat diumumkan karena masih dalam proses penjajakan. Manajemen memilih bungkam sampai benar-benar deal terkait nilai kontrak.

Perihal jumlah amunisi yang akan direkrut, ditegaskan Hendriansyah bahwa semua sudah sesuai kebutuhan dan hasil komunikasi dengan para pemain tersebut.

“Jadi nantinya, bisa satu, dua, atau empat pemain karena slot kami toh baru 29. Masih ada kuota 11 lagi untuk memperkuat Sriwijaya FC,” ujar Hendriansyah, Rabu (8/12/21).

“Pokoknya, nanti kami akan optimalkan sisa waktu untuk berkomunikasi dengan pemain dan klub yang bersangkutan. Opsinya bisa bebas transfer ataupun pinjaman,” cetusnya.

Begitu pula posisi dari keempat pemain, Hendriansyah ogah berkomentar lebih jauh. Tapi, melihat kebutuhan tim saat ini, salah satunya bisa jadi posisi gelandang pengatur serangan lantaran Sriwijaya FC terlalu bergantung kepada Nur Iskandar.

Jika sang kapten terkena akumulasi kartu atau cedera, terasa sekali Laskar Wong Kito kehilangan ruh permainan di lini tengah. Gelandang naturalisasi, Khairallah Abdelkhbir, tampaknya bukanlah pengganti sepadan.

Ketimpangan masih amat terasa meski Abdel, sapaan akrab Khairallah Abdelkhbir, sudah dimainkan. Wajar jika salah satu dari tiga pemain baru dirumorkan berposisi gelandang pengatur serangan seperti Nur Iskandar.

“Pemain ini belum bisa kami sebutkan, tapi bisa jadi tim Liga 2 yang klubnya gagal ke 8 besar, atau bisa juga pemain naturalisasi,” tukas Hendriansyah.

Sang manajer lantas meminta semua pihak bersedia bersabar. Sriwijaya FC khawatir pemain yang sedang menjalin komunikasi nantinya justru dibajak klub lain jika identitasnya bocor.