Bhayangkara dan Persib Menjauh, Pelatih Bali United Teco Bilang Begini

Bermain imbang saat kontra Arema membuat peluang berada di tiga besar klasemen sementara BRI /2022 terkubur. Memang, pada pertandingan pekan ke-15 yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu malam (5/12), skor BU Vs Arema hanya berakhir dengan kacamata alias 0-0.

Selain gagal berada di tiga besar, raihan poin Bali United semakin menjauh dari Bhayangkara FC dan Persib Bandung sebagai pemucuk klasemen sementara.

Dalam pertandingan melawan Arema yang berada di peringkat 3 klasemen sementara, Serdadu Tridatu sebetulnya tampil agresif pada menit-menit awal. Namun lambat laun, tempo permainan Hariono dkk melambat. pun menganggap permainan Bali United membosankan. Bahkan ada yang mengatakan jika permainan dkk sudah kembali ke setelan pabrik.

Maklum kemenangan lima gol tanpa balas menghadapi Persiraja Banda Aceh di pekan ke-14 begitu membuat senang dan menjadi kemenangan terbesar di Liga 1 2021/2022. Tapi perlu dicatat, Bali United hanya menghadapi Persiraja yang notabene adalah penghuni dasar klasemen sementara. Selain itu, mereka hanya membawa 16 pemain saja.

seolah latah mengikuti gaya permainan Bali United. Tapi Pelatih Bali United tidak mau menyebut anak asuhnya bermain dengan tempo lambat. Atau istilahnya mereka mencoba untuk bermain aman.

“Kami dari awal pertandingan sudah pressure. Kami tidak bisa pressure terus selama 90 menit. Kami hanya ada waktu tiga atau empat hari (untuk istirahat). Setelah itu main lagi. Kami bermain lebih pelan di babak kedua,” ucap Teco saat sesi konferensi pers daring usai pertandingan.

Sudah mendapat hasil imbang dan masih bertengger di peringkat keempat, Serdadu Tridatu harus kehilangan Hariono di menit ke-85. Dia mendapat kartu merah setelah melakukan tekel keras kepada .

Hariono sendiri menggantikan posisi sebagai gelandang bertahan. Belum diketahui kemana Nouri dalam dua pertandingan terakhir. Apakah dia cedera atau ada masalah lainnya. Untuk ini Teco tidak menjawabnya sama sekali.

Teco sendiri tidak memprotes keputusan wasit yang memberikan kartu merah kepada Hariono.

“Keputusan yang benar dari wasit,” ujarnya.

Melihat persaingan yang semakin ketat setelah Singo Edan dan Serdadu Tridatu mengakhiri pertandingan dengan skor kacamata, Teco terlihat masih santai.

Baginya, masih banyak pertandingan yang harus dilewati sebelum tahu siapa tim yang akan meraih gelar juara musim ini.

“Saya pikir empat tim di papan atas jarak poinnya masih dekat. Sekarang kami masih berada di putaran pertama. Masih banyak poin untuk kami kejar.

Di sisi lain penyerang sayap Bali United M. Rahmat mengakui jika pertandingan menghadapi Arema FC adalah pertandingan yang sulit. Dia tidak segan-segan menyebut jika lini pertahanan skuad asuhan tersebut sangat sulit untuk ditembus.

“Pertandingan sudah selesai. Sebagai pemain, kami tetap bersyukur atas hasil yang kami dapat sekarang. Sudah saatnya kami fokus ke pertandingan selanjutnya. Yang saya rasakan, sangat sulit bongkar pertahanan Arema. Mereka melakukan compact defense dan bermain sangat baik,” tutupnya.

Berita Terkait