Terapkan Prokes Ketat, PSSI Siapkan Uji Coba Laga Sepak Bola yang Dihadiri Penonton

PSSI dan (LIB) berencana menggelar pertandingan sepak bola dengan kehadiran penonton di stadion. Rencananya, uji coba itu akan diterapkan pada laga 8 besar Liga 2 2021/2022.

Rencana itu diungkapkan Ketua Umum PSSI, , dan Direktur PT Liga Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita, saat bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, Senin (6/12/2021).

Uji coba pertandingan sepak bola dengan penonton itu bakal dilakukan pada 15 Desember 2021 di Stadion Pakansari, Cibinong.

Mochamad Iriawan menyebut, dalam uji coba nanti pihaknya akan bekerja sama dengan klub untuk mengundang beberapa suporter menyaksikan pertandingan secara langsung di stadion.

Berhubung masih tahap uji coba, maka penonton yang diizinkan masuk tak akan sampai 5 persen dari kapasitas stadion.

“Kami akan melakukan uji coba secara khusus dalam pertandingan 8 besar di Liga 2. Rencananya akan diadakan di Stadion Pakansari dan Wibawamukti,” kata Mochamad Iriawan dalam konferensi pers virtual.

“Kami akan undang suporter dari beberapa klub untuk bisa masuk stadion. Tentunya akan dibatasi karena dalam aturannya memang 5 persen atau 5 ribu orang, akan tetapi sementara belum segitu. Kami akan melihat penerapan adanya penonton dalam situasi seperti ini,” ucap Iriawan.

Penonton yang diperbolehkan masuk stadion harus melakukan disiplin protokol kesehatan. Contohnya adalah sudah melakukan vaksin COVID-19 sebanyak dua kali dan juga melakukan tes usap antigen pada hari pertandingan.

“Kami juga meminta kalau berkenan soal swab antigen bisa diakomodir oleh Kementerian Kesehatan. Kami ingin yang masuk ke stadion harus swab antigen sesuai halnya dengan pemain,” tegas Mochamad Iriawan.

Bila uji coba ini berhasil, pertandingan sepak bola 2021/2022 bisa dihadiri penonton mulai 2022. Dengan demikian, Indonesia akan mengikuti jejak , Singapura, , dan Thailand yang sudah mengizinkan suporter masuk stadion.

Direktur PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita, menyebut uji coba pertandingan dengan suporter nantinya bakal jadi tolok ukur untuk laga-laga selanjutnya. akan menjadikan uji coba itu sebagai penerapan standar operasional dalam pertandingan sepak bola di Indonesia.

“Uji coba ini tentunya menjadi tolok ukur ke depannya bagaimana kami akan menerapkan SOP dalam pertandingan. Kondisi pandemi yang masih berlangsung jadi pertimbangan utama karena kesehatan masyarakat tetap menjadi yang prioritas,” ucap Akhmad Hadian Lukita.

“Arahan dari Pak Menteri dan Pemerintah ini harus tetap dijalankan protokol kesehatan yang ketat. Di mana kami akan menempatkan beberapa orang yang akan menjaga flow penonton pada saat datang dan keluar,” ujar Akhmad Hadian Lukita.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, menyambut baik rencana PSSI dan PT LIB dalam melibatkan penonton pada pertandingan sepak bola. Namun, rencana ini nantinya akan dibahas lebih lanjut bersama pihak-pihak terkait.

Menpora berencana menggelar pertemuan lanjutan untuk membahas rencana tersebut. Nantinya, Menpora akan mengajak Kepolisian, Kemenkes, untuk mematangkan rencana uji coba tersebut.

“Beberapa hari ke depan saya akan kembali lagi mengundang rapat pihak Kepolisian, BNPB, Satgas COVID-19, Kementerian Kesehatan, dan tentu kami koordinasikan dengan penanggungjawab PPKM Jawa dan Bali,” ucap Zainudin Amali.

Berita Terkait