Hasil Sidang Komdis PSSI: 8 Klub Kena Sanksi, KS Tiga Naga Didenda Ratusan Juta

Komite Disiplin PSSI telah merilis hasil sidang tanggal 3 Desember 2021 mengenai pelanggaran klub baik di maupun Liga 2 2021. Klub kasta kedua, menerima denda hingga Rp130 juta.

Staf KS Tiga Naga dinilai melakukan pelanggaran berupa tingkah laku buruk tim di babak penyisihan Grup A Liga 2 2021. Empat ofisial tim secara bersama- sama melakukan ancaman, intimidasi, pengejaran, pemukulan dan penganiayaan terhadap perangkat pertandingan.

Empat staf KS Tiga Naga juga dijatuhi sanksi larangan beraktifitas di sepak bola profesional. Mereka adalah Feryandes Rozialta (pelatih kepala/sanksi 36 bulan), Beni Setiadi (asisten pelatih/sanksi 24 bulan), Andria Syahputra (kitman/sanksi 24 bulan) dan Herlizon Herly (masseur/sanksi 24 bulan).

Klub Liga 2 lain yang kena sanksi dan denda adalah Sriwijaya FC. Laskar Wong Kito didenda Rp80 juta karena keterlambatan kick-off babak kedua dan tingkah laku buruk (5 kartu kuning) di babak penyisihan Grup A.

Selain itu ada PSMS Medan yang didenda Rp30 juta karena terlambat kick-off babak kedua lawan Sriwijaya FC 30 November lalu. Persis Solo juga didenda Rp50 juta akibat lima kartu kuning saat lawan Hizbul Wathan 23 November lalu.

Selanjutnya ada Martapura Dewa United yang didenda Rp50 juta akibat lima kartu kuning melawan PSKC 23 November lalu. Pemain PSCS, Rensy Saputra dilarang bermain satu pertandingan dan denda Rp3 juta karena tekel keras saat lawan Persis Solo.

Sementara untuk klub , PSM Makassar didenda Rp50 juta akibat lima kartu kuning lawan pada 27 November lalu. Hal yang sama juga diterima tim Mutiara Hitam (denda Rp50 juta) dengan alasan serupa dalam laga kontra PSM.

pun diharuskan membayar Rp50 juta akibat tujuh kartu kuning saat lawan pada 26 November lalu. Kiper PSIS, Jandia Eka Putra didenda Rp10 juta akibat salah jersey saat lawan PSM Makassar pada 22 November lalu.

Sementara pemain Bhayangkara FC, Lee Yu-jun dilarang main dua pertandingan dan denda Rp10 juta akibat kartu merah lawan PSIS.

Tim terakhir yang didenda adalah Borneo FC yang diharuskan bayar Rp10 juta karena salah satu pemain dan ofisial merusak fasilitas stadion (tempat hand sanitizer) depan ruang ganti saat laean pada 29 November lalu.

Berita Terkait