Shin Tae-Yong Sebut Kamboja & Laos Tim Kuat

Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong tidak ingin sesumbar dalam menjalani penampilan perdana dirinya di Piala AFF 2020, dan hanya menjanjikan performa terbaik selama melakoni fase grup.

Hal itu diungkapkan Tae-yong dalam sesi jumpa wartawan secara virtual kemarin. Menurutnya, timnas senior berada di grup yang kuat, sehingga mereka perlu mewaspadai semua calon lawan.

Tae-yong mengatakan, tekanan yang didapat dirinya di Piala AFF ini sangat tinggi, mengingat adanya tuntutan membawa skuad Garuda mengangkat trofi turnamen sepakbola dua tahunan bergengsi di Asia Tenggara tersebut untuk pertama kalinya.

“Ini merupakan pengalaman pertama saya di Piala AFF, banyak tekanan. Tetap saya tidak sabar untuk bertemu kolega dari beberapa negara. Saya tidak bisa menjanjikan apapun. Namun jika Anda memperlihatkan performa bagus, hasil akhir juga akan bagus. Itu yang saya bisa janjikan untuk saat ini,” tutur Tae-yong.

“Kami berada di grup yang berisikan tim-tim tangguh, seperti juara bertahan Vietnam. Malaysia juga sangat kuat, begitu pula dengan Laos dan Kamboja. Kami akan berusaha memperlihatkan permainan bagus, dan merealisasikan target kami.”

Dalam kesempatan yang sama, Tae-yong kembali mengeluhkan status Piala AFF yang tak masuk ke dalam kalendar FIFA, walau memberikan pengaruh terhadap peroleh poin untuk ranking dunia. Situasi itu membuat tim mengalami kesulitan memanggil pemain, terutama yang merumput di Eropa.

Seperti diketahui, dua penggawa timnas senior, Egy Maulana Vikri dan Elkan Baggott belum bisa dimainkan di beberapa laga awal, karena tenaga mereka dibutuhkan klub masing-masing. Sebagian besar kompetisi di Eropa baru memulai jeda mereka pada pertengahan Desember.

“Karena Piala AFF tidak masuk kalender internasional FIFA, kami mengalami kesulitan mendapatkan sejumlah pemain. Ini yang menyebabkan mereka baru bisa brgabung belakangan,” kata Tae-yong.

Di lain sisi, Tae-yong mempunyai alasan tersendiri tidak memanggil Ilija Spasojevic. Absennya Spasojevic menjadi sorotan, karena pemain naturalisasi ini memperlihatkan performa apik bersama Bali United di Liga 1 2021/22. Spasojevic telah mengemas 12 gol.

“Spasojevic memang mencetak banyak gol di liga, dan penyelesaian akhirnya sangat baik. Tapi untuk turnamen kali ini tidak bisa ikut, karena saat pemusatan latihan dimulai, dia kelihatan sangat lelah jika melakukan permainan yang diinginkan pelatih,” papar Tae-yong.