Ramai Kasus Dokter Gadungan PSS Sleman, PT LIB Angkat Bicara

PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi Liga 1 angkat bicara mengenai kasus dokter gadungan Elwizan Aminudin di kubu PSS Sleman. Menurut PT LIB, kasus ini muncul karena adanya kesalahan dalam verifikasi.

Kasus ini diketahui ketika Elwizan Aminudin yang sebelumnya bertugas sebagai dokter tim Liga 1, PSS Sleman, ternyata baru diketahui sebagai dokter palsu. Ia tak punya ijazah kedokteran sehingga dipastikan telah berbohong saat melamar ke PSS

Diutarakan oleh Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita bahwa perihal perekrutan dan verifikasi dilakukan di level klub. Hal ini tidak terjadi di level operator.

“Dari beberapa hari yang lalu kami sudah diskusi di internal, sebelum mencuat di media kami sudah investigasi oleh dokter-dokter satgas di LIB untuk verifikasi ke berbagai sumber informasi yang valid soal dokter,” ucap Akhmad Hadian Lukita ketika dihubungi pewarta.

“Ternyata memang tidak tertera di kampusnya (Universitas Syiah Kuala) juga. Kami sudah tahu dari beberapa waktu yang lalu, sedang kami investigasi dulu,” kata Lukita.

Namun dengan adanya kasus ini, membuat LIB akan lebih teliti. Setidaknya akan melakukan komunikasi kepada klub untuk perihal verifikasi.

“Ini menjadi catatan kami semua untuk berkomunikasi dengan tim medis masing-masing klub. Bagaimana pun perlu diverifikasi juga,” beber Lukita.

“Itu klub masing-masing. Bukan kewajiban kami (PT LIB) verifikasi, itu klub masing-masing untuk verifikasi keabsahan dia sebagai dokter. Kalau sekarang kami konsen terhadap itu,” tutur Lukita.

Sementara itu, PSS Sleman sendiri sudah mengumumkan bahwa Elwizan Aminudin telah mengundurkan diri dari tim, jelang pekan ke-15 Liga 1.