PSS Akan Cari Kebenaran soal Gosip Elwizan Aminuddin Dokter Abal-abal

Nama belakangan ini mendadak populer. Bukan karena prestasi, melainkan karena ia diduga menjadi dokter abal-abal. Sosok yang kerap disapa Amin itu terakhir bekerja sebagai dokter di klub BRI , Sleman.

Belakangan diketahui bahwa nama Elwizan Aminuddin tidak terdaftar dalam database dokter di termasuk di Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Bahkan Amin juga disebut tidak punya Surat Tanda Registrasi (STR), ijazah palsu, dan tidak terdaftar di IDI, DIKTI, dan KKI.

Menanggapi hal itu, Direktur Utama , Andywardhana Putra menyebut sejak dua minggu lalu Amin sudah tidak di Sleman lagi. Menurut Andy, Amin meminta izin untuk pulang dan mengurus ibunya yang sedang sakit. Menurut Andy, Elwizan Aminudin juga sudah mengajukan pengunduran diri dari PSS Sleman.

“Udah meninggalkan PSS hampir dua minggu. Waktu itu dia izin ibunya sedang kritis. Akhirnya kemarin siang dia mengajukan pengunduran diri verbal dia masih belum bisa kembali ke Sleman masih jaga ibunya,” kata Andy, Kamis (2/12/2021) ketika dihubungi wartawan.

Ketika disinggung soal status Elwizan Aminuddin yang disebut dokter abal-abal, Andy masih belum berani menyimpulkan. Menurut dia, manajemen PSS Sleman masih akan melakukan klarifikasi lebih lanjut kepada pihak-pihak terkait.

“Ya kami dengar gosip itu, tapi kami enggak bisa sembarangan menuduh. Kami sedang minta klarifikasi dari pihak terkait, kami masih tunggu satu atau dua hari ini perkembangannya seperti apa. Butuh klarifikasi dari pihak terkait,” tegasnya.

Elwizan Aminuddin punya Curiculum Vitae (CV) yang mentereng. Sebelum jadi dokter PSS Sleman, ia sempat pula jadi dokter beberapa klub lain. Sebut saja , Bali , PS Tira, dan . Bahkan Amin diketahui juga pernah menjadi dokter Indonesia U-19.

CV yang mentereng itu tampaknya membuat manajemen PSS tak ragu untuk membawa Amin ke Sleman di awal musim lalu. Hal itu pula yang diungkapkan Dirut PT PSS, Andywardhana Putra.

“Saya kurang tahu, saya memang bagian dari manajemen lama tapi saya dulu direktur keuangan. Saat itu Amin kan punya track record bagus ya ada kali 5-6 klub termasuk Timnas dari situ mungkin tidak ada keraguan,” tandasnya.

Lebih lanjut, Andy menyebut saat ini PSS sedang dalam masa rekrutmen dokter baru. Ia juga menegaskan pada proses rekrutmen kali ini dilaksanakan dengan ketat.

“Sudah ada kandidat, nanti kami umumkan segera,” jelas Andy.

Berita Terkait