Penjelasan Akhmad Hadian Lukita Mengenai Posisinya di PT LIB dan Asprov PSSI Jawa Barat

Direktur PT Liga Baru (), Akhmad Hadian Lukita, baru-baru ini menarik perhatian. Ia diminta menjadi Wakil Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Barat. Lukita mendampingi yang kembali terpilih jadi ketua.

Namun, terpilihnya Lukita ini menimbulkan perbincangan di kalangan khalayak sepak bola Tanah Air. Lukita dinilai tidak etis mengambil jabatan sebagai wakil ketua Asprov .

Ia disebut berdiri di dua kaki. Sebagai regulator di Asprov PSSI Jabar, juga sebagai operator di PT LIB. Namun, Minggu (28/11/2021) malam WIB, Lukita memberikan penjelasan soal hal itu,

Menurutnya, di PSSI maupun PT LIB tidak ada larangan untuk aktif di organisasi lain. Misalnya ia mencontohkan selama menjadi direktur PT LIB, ia juga aktif di beberapa organisasi lain.

“LIB itu PT, sementara PSSI itu kan organisasi. Saya juga misalnya aktif di ikatan alumni Lemhanas dan alumni SMA. PSSI itu kan tidak bergaji. Sementara saya di Jawa Barat itu hanya wakil ketua,” katanya kepada awak media.

“Saya masih fokus di LIB, karena tugas saya yang utama di LIB,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Lukita kemudian menegaskan kiprahnya di Asprov PSSI Jawa Barat itu hanyalah bentuk pengabdianya kepada sepak bola nasional. Ia merasa perlu ikut serta untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) sepak dari level daerah.

“Sejujurnya di LIB punya penelitian kecil-kecilan, itu kenapa sepak bola kita susah majunya. Kompetisi sepak bola Indonesia itu banyak yang memakai SDM dari daerah lho. Nah, saya ingin membantu meningkatkan kualitas SDM itu, karena saya orang Jawa Barat ya mulainya dari sana,” jelas Lukita.

Tak lupa, Lukita juga menegaskan ia sama sekali tidak berniat untuk menambah pundi-pundi uang dengan bergabung di Asprov PSSI Jawa Barat.

“Tapi yang pasti saya niatnya hanya pengabdian saja, tidak ada niat untuk menambah pundi-pundi,” tegas pria berkacamata itu.

Berita Terkait