Bali Semakin Positif Gelar Seri 4 BRI Liga 1

Ketum PSSI memastikan Seri 4 BRI akan digelar di Bali. Wacana menggelar kompetisi di Pulau Dewata kian menjadi kenyataan.

Rencana ini pertama kali diumumkan PSSI pada pertengahan November. Saat itu federasi sudah melakukan kunjungan langsung ke Bali untuk melihat kesiapan venue dan beberapa lapangan latihan.

Ada alasan tersendiri dalam memilih Bali selain sebagai lokasi alternatif. Sebagaimana diketahui, digelar di Klaster Jawa Timur.

“Seri keempat BRI Liga 1 bergerak ke Bali. Pak Gubernur (Wayan Koster) telah meminta kepada saya untuk digelar di sana. Kenapa di Bali? Untuk menaikkan pariwisata yang mulai menggeliat,” kata Iriawan kepada wartawan.

“Kami mau membantu Pak Gubernur. Stadion dan lapangan latihan sudah mumpuni. Ada di Gianyar, Kuta, Seminyak, dan Denpasar. Lalu mulai kapan? Awal Januari 2022,” ujarnya menjelaskan.

Ada empat stadion di Bali yang disiapkan PSSI. Yakni Stadion Kapten di Kabupaten Gianyar, di Kota Denpasar, Stadion Kompyang Sujana di Kota Denpasar, dan Stadion Samudra di Kabupaten Badung.

Selain 4 stadion pertandingan, PSSI juga menyiapkan lapangan latihan. Lapangan tersebut akan menjadi alternatif sebagai tempat berlatih para klub BRI Liga 1.

Lapangan latihan tersebut sebanyak 11 lokasi di Kabupaten Badung yakni Finns Recreation Club, Garuda Dalung, Penataran Agung, Yoga Perkanthi, Beji Mandala Pecatu, Desa Kutuh, Trisakti, Desa Buduk, Mengwi, Munggu dan Banteng.

Alternatif selanjutnya ada di Kota Denpasar sebanyak 5 lapangan latihan, yakni Lapangan Pemecutan, Kapten Japa, Grand Bali Beach, Lapangan Letda Made Pica, dan Karya Manunggal. Sedangkan di Kabupaten Gianyar alternatif lapangan latihannya ada 3, yaitu Lapangan Laba Buana, Astina dan Wenara Mandala.

Terakhir PSSI memberikan alternatif lapangan latihan di Kabupaten Tabanan sebanyak 2, diantaranya bernama Lapangan Desa Beraban dan Gelanggang Olahraga (GOR) Debes.

Tak hanya itu, PSSI juga berencana untuk menghadirkan penonton pada laga-laga Liga 1 di Bali. Soal ini, memang PT Baru (LIB) diketahui sedang mematangkan sistem kehadiran penonton.

“Memang ada keinginan dari pemerintah agar Liga 1 ada penonton. Ini terkait dengan persoalan ekonomi juga, apalagi gelaran Superbike di sirkuit Mandalika, NTB sudah dihadiri penonton. Jika oke, seri terakhir BRI akan digelar di Bali dengan penonton pada tahun depan,” tutur Iriawan.

“Berapa persen penontonnya akan terus dikaji. Kami terus berkoordinasi dengan Kemenpora, Kemenkes, BNPB, Satgas Covid-19, Koordinator PPKM di Pulau Jawa-Bali, dan Kepolisian. Intinya PSSI dan LIB ikut apa yang diarahkan pemerintah. Yang paling penting bagi PSSI dan , kompetisi jalan, tidak ada klaster baru COVID-19, dan bisa membantu UMKM sejumlah daerah,” ucapnya.

Berita Terkait