Arema FC Bungkam Persib, Aremania Ikut Puas

Kemenangan 1-0 yang diraih FC atas dalam laga pekan ke-14 BRI membuat warga Malang Raya larut dalam euforia. Tambahan tiga poin itu membuat Singo Edan kini naik ke peringkat kedua dalam klasemen sementara dengan 29 poin.

Bukan sekadar naik ke peringkat kedua dalam 2021/2022, Arema FC juga naik ke posisi tersebut dengan menggeser Persib Bandung dari posisi kedua.

Aremania, para penggemar Singo Edan, merasa sangat puas dengan hasil ini. Kemenangan melawan Persib menjadi yang paling bergengsi, mengingat tim tersebut merupakan satu di antara beberapa rival Arema FC.

“Kami ikut bangga dengan hasil ini. Apalagi komentar menyebut lawan akan gemetar duluan kalau melawan Persib,” ujar Achmad Ghozali, seorang Aremania dari Korwil Klayatan.

“Malah rival mereka, Jakarta dan Arema FC yang bisa mengalahkannya. Jadi jangan sombong,” lanjutnya.

Menurut Achmad, para pengurus Persib Bandung terlalu percaya diri dengan materi pemain yang mereka miliki pada musim ini. Namun, Persib lupa jika ada kalanya sebuah tim tidak bisa menurunkan komposisi terbaiknya.

Kebetulan ketika menghadapi Arema FC, ada empat pemain, baik asing maupun naturalisasi, absen. Mohamed Rashid, , , dan Nick Kuipers tak ada dalam skuad yang membuat permainan Persib tak segarang biasanya.

“Sebenarnya Arema FC juga dalam kondisi yang sama. Ada banyak pemain yang absen karena memperkuat , akumulasi kartu, dan cedera. Jadi kondisi kedua tim sebenarnya sama. Terbukti Arema FC lebih baik,” tegasnya.

Sebenarnya, Aremania sempat pesimistis melihat performa timnya pada awal musim. Arema FC sulit menang pada awal musim, butuh lima pertandingan bagi mereka untuk akhirnya memetik kemenangan.

Sejak itu, permainan Arema FC meningkat dan baru menelan satu kali kalah hingga matchday ke-14.

“Kami sempat pesimistis pada awal musim. Tapi, sekarang, chemistry antarpemain terus membaik,” ujar Achmad.

Hanya satu masukan yang diberikan Aremania yang satu ini kepada Singo Edan. Ia berharap Ahmad Alfarizi dkk. tidak lengah ketika sudah unggul. Dalam beberapa laga, Arema FC justru tertekan setelah unggul lebih dulu.

“Kalau bisa, main konsisten dan fight sepanjang 90 menit,” ujarnya.

Berita Terkait