PSMS Medan Kena Denda Rp 50 Juta, Sekum: Law of The Games Sudah Kami Terangkan ke Pemain

menjatuhkan sanksi denda sebesar Rp 50 juta kepada Medan akibat mendapatkan lima kartu kuning dalam sekali bertanding saat menghadapi FC di Liga 2 2021.

Hukuman denda itu dijatuhkan kepada setelah sidangnya pada tanggal 8, 9, dan 11 November 2021.

Sekretaris PSMS Medan membenarkan pihaknya sudah menerima kabar dan sanksi itu.

“Aturan dari Komdis supaya meminimalisir hukuman kartu dan mendisiplinkan pemain sesuai dengan peraturan PSSI dan LIB,” katanya kepada Tribun Medan, Jumat (26/11/2021).

Pertandingan bertabur kartu itu terjadi saat putaran pertama pekan kelima Grup A Liga 2 musim 2021, PSMS Medan Vs Sriwijaya FC di Stadion , Palembang, Kamis (28/10/2021) lalu.

Dikatakan Julius, dalam peraturan PSSI apabila pada sebuah pertandingan ada klub yang mendapatkan lima kartu kuning sekaligus, maka akan dikenakan sanksi denda Rp 50 juta.

“Ada di butir peraturan pertandingan tentang lima kartu kuning sekaligus itu. Semua tertuang dalam peraturan ‘Law of The Game’. Tentang keputusan komisi disiplin diputuskan oleh PSSI,” ucapnya.

Sambungnya, sedangkan untuk pertandingan biasa kartu kuning hanya dikenakan Rp 3 juta dan kartu merah Rp 5 juta.

Berbeda halnya jika mendapatkan lima kartu kuning sekaligus, tiap kartu akan diganjar denda Rp 10 juta. Aku Julius, regulasi ini juga ada di peraturan PSSI.

Lebih jauh kata pria yang karib disapa King ini, sebelumnya pihaknya juga sudah menyampaikan dan mensosialisasikan terkait peraturan ini kepada pemain PSMS Medan.

“Dan law of the games itu sudah kami terangkan ke pemain semuanya,” ujarnya.

Selain PSMS Medan, terdapat beberapa klub Liga 2 lainnya yang mendapatkan sanksi denda serupa (lima kartu kuning sekaligus).

Di antaranya, Perserang Serang, Persis Solo, Persekat Tegal, dan Mitra Kukar. Masing-masing klub diwajibkan membayar denda kepada PSSI sebesar Rp 50 juta. (cr12/tribun-medan.com)

Berita Terkait