Penempatan Posisi Jadi Kunci Spaso Kembali Gacor Bersama Bali United

Sembilan gol sudah dilesakkan Ilija Spasojevic bersama Bali United di BRI Liga 1 2021/2022. Dengan raihan sembilan gol ini, Spaso menjadi topscorer sementara. Produktivitasnya musim ini bisa dikatakan lebih meningkat ketimbang musim-musim sebelumnya bersama tim Serdadu Tridatu.

Dari data statistik, sembilan gol yang sudah dilesakkannya musim ini sama dengan gol yang diciptakannya saat Liga 1 2018. Dia hanya butuh tujuh gol lagi untuk menyamakan raihan golnya di Liga 1 2019 bersama Bali United.

Di musim ini, penyerang naturalisasi kelahiran Bar, Montenegro tersebut selalu tampil dalam 12 pertandingan bersama Serdadu Tridatu. Selain sembilan gol, dia juga sudah mengemas satu assist.

Statistik lain pun tidak terlalu mengecewakan. Dari 36 tembakan, dia berhasil menciptakan 20 tembakan ke arah gawang. Musim ini, ayah dua anak tersebut berhasil menciptakan dua brace, yakni ke gawang Persela Lamongan dan Persita Tangerang.

Berkat performanya yang impresif, Bali United ikut terkena dampaknya. Pasukan Stefano Cugurra untuk sementara bercokol di urutan kelima dengan 22 poin. Atau berjarak tujuh angka di bawah pemuncak klasemen, Bhayangkara FC.

Lantas apa yang menjadi kunci Spaso mampu tampil gacor musim ini? Jawabannya adalah penempatan posisi yang tepat. Lihat saja Spaso tidak terlalu banyak menggiring bola. Dia bisa disebut sebagai target man yang ideal.

Seakan-akan bola yang mencari Spaso. Bukan Spaso yang mencari bola. Ricky Fajrin sendiri bahkan tidak enggan memuji diri sendiri terkait satu assist yang diberikannya untuk Spaso ketika menghadapi Persela Lamongan.

“(Umpan) kadang bagus kadang tidak. Kebetulan saja kemarin bagus dan Spaso pas penempatan posisinya,” ucap Ricky.

Sementara itu Ilija Spasojevic sendiri tidak mau terlalu memikirkan jumlah gol yang sudah dilesakkannya. Yang jelas dukungan dari pemain lain memberi dampak besar sehingga dia mampu mencetak sembilan gol dalam 12 pertandingan.

“Striker itu insting (cetak gol). Apalagi saya didorong oleh pemain lawan di udara saat cetak gol pertama lawan Persela. Umpan luar biasa juga dari rekan saya Ricky Fajrin,” tegasnya.

Spaso menambahkan, ada peran William Pacheco juga sehingga dia mampu mencetak brace kontra Persela. Mungkin dalam hatinya sebagai pemain nomor sembilan, tugas utamanya adalah mencetak gol.

“Gol kedua juga hasil kerja keras dari William Pacheco. Cetak gol itu sudah tugas saya dan semua pemain yang ada di posisi mereka masing-masing sudah melakukan tugasnya dengan sangat baik,” beber mantan penyerang PSM Makassar ini.

Dengan sembilan gol yang sudah dicatatkannya saat ini, Spaso pun menunggu kabar baik agar bisa dipanggil oleh Shin tae-yong ke Timnas Indonesia. Bisa saja Spaso menjadi pilihan ideal tim Merah-putih sebelum bertarung di Piala AFF 2020.

Berita Terkait