Meski Laga Melawan Alanyaspor Terhenti, Shin Tae-yong Terkesan Permainan Timnas U-18 Indonesia

U-18 tampil mengesankan ketika menjalani pertandingan melawan Alanyaspor U-18 di Limak Football Complex, Turki, pada Rabu (24/11/2021) malam.

menang dengan skor 4-0. Gol-gol dicetak oleh (dua gol), Ricky Pratama (1 gol), dan gol bunuh diri dari pemain lawan.

Performa apik skuad Garuda Nusantara itu pun mendapat apresiasi dari pelatih .

Pelatih asal Korea Selatan menilai penyelesaian akhir pemain timnas U-18 Indonesia sangat baik.

“Karena pemain sangat baik dari sisi performa, finishing juga sangat baik, jadi saya ingin memuji para pemain,” kata Shin Tae-yong, usai laga menghadapi Alanyaspor U-18.

“Para pemain tadi banyak mencari ruang kosong dan finishing-nya juga bagus. Kalau ke depannya seperti ini terus pasti sepak akan lebih maju,” ia menambahkan.

Pertandingan ini hanya berlangsung selama 50 menit. Kedua tim sepakat untuk menghentikan pertandingan karena hujan turun sangat deras dan cuaca dingin.

Hal ini sebenarnya cukup disayangkan pelatih Shin Tae-yong. Ia menilai performa timnas U-18 Indonesia akan lebih teruji jika pertandingan berlangsung selama 90 menit.

Namun karena tim pelatih Alanyaspor U-18 ingin laga dihentikan, Shin Tae-yong pun menyetujuinya.

Menurut Shin Tae-yong, Alanyaspor ingin menjaga kondisi fisik pemain untuk menghadapi pertandingan di liga.

“Sebenarnya lebih baik sampai akhir pertandingan (90 menit), tapi karena hujan lebat jadi mau tidak mau kami harus mengakhiri pertandingan,” ucap Shin Tae-yong.

“Sangat disayangkan, tapi dari pihak Alanyaspor meminta persetujuan untuk menghentikan pertandingan ini karena mereka ada pertandingan penting di liga dua hari mendatang,” ia menambahkan.

Sementara itu, walau timnas U-18 Indonesia baru menjalani pemusatan latihan di Turki selama beberapa hari, ia dapat melihat perkembangan tim yang positif dan menggembirakan.

Dalam pemusatan latihan kali ini, pelatih berusia 52 tahun menekankan komunikasi antarlini dan antarpemain, passing yang diikuti pergerakan pemain, serta pembentukan tubuh.

Khusus soal passing, Shin Tae-yong tidak hanya berupaya meningkatkan akurasi, tapi juga kekuatan.

Skuad Garuda Nusantara mesti melakukan passing lebih keras agar bola tidak berhenti di tengah jalan.

Hal itu sangat mungkin terjadi karena kondisi rumput lapangan di pemusatan latihan agak tebal. Jika kurang tenaga, umpan akan dengan mudah dipotong oleh lawan.

“Memang baru beberapa hari menjalani TC di sini. Ada beberapa hal yang saya tekankan yaitu komunikasi, passing bergerak, dan pembentukan tubuh. Semuanya sangat baik,” ucap Shin Tae-yong.

Berita Terkait

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.