PSMS pastikan tiket delapan besar Liga 2 Indonesia usai kalahkan PSPS

memastikan tiket ke babak delapan besar Liga 2 setelah mendapat tambahan tiga poin usai mengalahkan PSPS Riau 2-0 pada laga lanjutan di Grup A yang berlangsung di Stadion Nasution, Pekanbaru, Senin.

Dengan tambahan tiga poin tersebut, saat ini PSMS menempati peringkat 2 klasemen sementara grup A dengan 16 poin dari empat kali menang, empat kali imbang dan satu kali kalah.

Sementara PSPS berada di posisi ketiga dengan 12 poin dari tiga kali menang, tiga kali imbang dan tiga kali kalah. Sementara di posisi puncak dihuni Sriwijaya FC yang saat ini kokoh dengan 17 poin dari lima kali memang, dua kali imbang dan satu kali kalah.

Sriwijaya FC dan PSMS dipastikan melangkah ke babak delapan besar, meski kedua tim masih akan bertemu pada laga terakhir grup A. PSPS yang saat ini di posisi ketiga juga masih menyisakan satu laga lagi melawan Babel , namun apapun hasilnya tak akan berpengaruh.

Pelatih PSMS mengaku sangat bersyukur bisa memenangkan laga melawan PSPS sekaligus mengamankan tiket untuk melangkah ke babak delapan besar.

“Alhamdulillah, kemenangan ini berkat kerja sama semua pemain dan tentunya juga tidak terlepas dari dukungan dan doa masyarakat Sumatera Utara,” kata Ansyari.

Dalam laga yang berjalan ketat, gol-gol PSMS diciptakan melalui sundulan Ilham Fathoni pada menit ke-34 dan tendangan Rachmad Hidayat pada menit 40.

Sejak menit awal jalannya laga, kedua tim menunjukkan permainan terbuka dan jual beli serangan tak terelakkan. Namun hingga pertengahan babak pertama, kedua tim belum ada yang mampu melesakkan gol.

Petaka tuan rumah terjadi pada menit 34, saat Ilham Fathoni yang berdiri bebas mendapat umpan cantik dari Rachmad Hidayat, yang langsung menceploskan bola ke gawang lewat heading berkelasnya.

Unggul satu gol tak membuat Syaiful dkk mengurangi intensitas serangannya. Terbukti, PSMS Medan kembali menciptakan gol lewat kaki Rachmad Hidayat. Setelah sebelumnya sempat membentur tiang gawang, Rachmad dengan tenang merebut kembali bola dan menjebloskan gawang PSPS Riau yang dikawal Ismail Hanafi.

Skor 2-0 untuk keunggulan PSMS Medan pun bertahan hingga peluit akhir tanda berakhirnya babak pertama ditiup sang pengadil lapangan.

Memasuki babak kedua, PSPS Riau menampilkan permainan ngototnya setelah ketinggalan dua gol di babak pertama. Namun, kedisplinan jangkar PSMS yang dikawal dan Afiful Huda membuat tim berjuluk Askar Betuah itu sulit menembus pertahanan lawan.

Pelatih PSMS Medan Ansyari Lubis mencoba melakukan rotasi tim dengan menarik keluar Ilham Fathoni dan gelandang Ichsan Pratama, kemudian memasukkan striker Fiwi Dwipan dan Eli Nasoka. PSPS pun melakukan rotasi dengan menarik keluar Gusti Sandria dan memasukkan Popon. Namun hingga menit ke-75, skor 2-0 masih bertahan.

Demi meningkatkan intensitas penyerangan timnya, Ansyari Lubis kembali merotasi timnya dengan memasukkan Anis Nabar dan Yudi Aditiya serta menarik keluar pencipta gol kedua PSMS Rachmad Hidayat dan juga pemain yang baru pertama kali turun dalam starting eleven, Andre Dio.

Hingga menit 86, PSMS tetap menunjukkan permainan menyerang dan memanfaatkan penyerangan lewat sisi pertahanan PSPS dengan mengandalkan pemain yang baru masuk, Ani Nabar.

Namun, tak ada serangan yang dikonversi menjadi gol. Hingga peluit panjang ditiup Muhammad Khisfan dari Jakarta, skor 2-0 tetap bertahan.

Berita Terkait

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.