Jelang Sriwijaya FC vs KS Tiga Naga Liga 2, Demi Jaga Asa Lolos Ozi Targetkan Minimal Main Imbang

Pelatih KS Tiga Naga Feryandes Rozialta berharap bakal dapat terus mencuri poin, termasuk minimal bisa bermain imbang dengan pemuncak klasemen grup A Liga 2 Indonesia Sriwijaya FC yang akan berlangsung di Stadion Nasution Pekanbaru, Selasa (23/11/2021) pukul 18:30 WIB.

Upaya tim Laskar Lancang Kuning yang mengantongi 8 poin ini tak lain untuk menjauhkan diri dari dua tim lainnya (7 poin) dan Muba (6 poin) agar tidak terperangkap zona degradasi.

“Kami tentu akan berjuang untuk bisa mendapatkan poin lawan Sriwijaya FC, minimal satu poin kami dapat,” ungkap Coach Ozi usai laga dikalahkan Muba Babel dengan skor 1-2, Rabu (17/11/2021) malam.

Pelatih kelahiran Pekanbaru, 7 Desember 1990 mengaku bakal berat menghadapi pertandingan melawan tim berjuluk Laskar Wong Kito.

“Ya memang kekalahan Sriwijaya FC (atas 0-1) membuat mereka pasti masih akan mengincar tiga poin memastikan lolos ke babak delapan besar,” kata Ozi yang dikenal memiliki prestasi membawa KS Tiga Naga promosi dari Liga 3 naik ke Liga 2 Indonesia tahun 2019.

Ozi yang mengantongi lisensi B Diploma PSSI/ – Bali 2020 persaingan perebutan tiket delapan besar terjadi antara PSMS sama PSPS yang jarak poinnya tidak jauh berbeda dengan Sriwijaya FC.

“Karena kalau kita lihat ni, persaingan di atas PSMS sama PSPS jaraknya tidak jauh berbeda dengan Sriwijaya FC. Itu Sriwijaya FC akan mencoba mencuri tiga poin,” jelas Ozi yang berpengalaman mengasuh FC International Akademi Pekanbaru 2012 – 2014.

Menanggapi hasil pertandingan terakhirnya dikalahkan , ia menyesalkan sudah tentu hasil yang tidak mereka harapkan.

“Setelah kita unggul cepat sayang sekali mereka bisa membalikkan kedudukan. Memang kesalahan kita, jadi pelajaran untuk kita 1-0 tentu bukan jaminan untuk menang selama peluit akhir belum ditiup. Sayang sekali sebelum mereka bisa cetak gol, kita tidak bisa menambah gol,” bebernya.

Sebelumnya coach Ozi mengatakan KS Tiga Naga merupakan salah satu klub asal Provinsi Riau dengan julukan barunya Laskar Lancang Kuning menargetkan lolos delapan besar.

“Target di awal kita ketika kita berangkat ke Palembang, kita ingin lolos delapan besar. Cuma ternyata kenyataannya di luar dugaan kita.”

“Kita sulit sekali mendapatkan kemenangan. Baru di pertandingan terakhir baru kita bisa memenangkan pertandingan, tentu targetnya berubah, dari lolos delapan besar ke bertahan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.