Persita Tangerang Bikin Tumbang Bhayangkara FC

Persita Tangerang mampu menjadi tim kedua yang mengalahkan Bhayangkara FC pada kompetisi Liga 1 2021/22 sejauh ini. Kedua tim bentrok pada lanjutan Liga 1 pekan ke-12, di Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, Kamis (18/11) petang WIB.

Irsyad Maulana membuka keunggulan untuk Pendekar Cisadane pada menit ke-25. Kombinasi apik dilancarkan Persita kala membangun peluang untuk gol tersebut, sehingga membuat lini pertahanan dari Bhayangkara kewalahan. Akhirnya, Irsyad memaksimalkan gol lewat bola rebound.

Tampil sebagai tim yang diunggulkan, Bhayangkara terus coba mencari gol penyama. Namun hingga paruh pertama selesai, Persita berhasil mempertahankan keunggulan mereka. Barulah pada babak kedua, tepatnya menit 79′, Bhayangkara mampu membalas gol untuk membuat skor jadi 1-1.

Dendy Sulistyawan dengan cermat menggiring bola setelah ada umpan daerah ke arah kotak Bhayangkara. Berhadapan satu lawan satu dengan Try Hamdani, Dendy dengan tenang mengirim bola ke gawang. Bhayangkara harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit 77′, karena Ezechiel N’Douassel dikartu merah.

Unggul jumlah pemain, Persita percaya diri untuk kembali mencari keunggulan. Hasilnya, menit ke-81, Ahmad Nur Hardianto yang juga mantan pemain Bhayangkara, dengan mantap mencetak gol dengan kaki kirinya. Ia menerima umpan jauh Harrison Cardoso, lalu mampu mengelabui bek dari The Guardian.

Kekalahan ini membuat Bhayangkara rawan dipepet Persib, karena jarak poin tiga antara keduanya. Persib Bandung — yang memberikan kekalahan perdana untuk Bhayangkara musim ini — akan menghadapi Persija Jakarta pada pekan ke-12 Liga 1, 20 November nanti.

Nahas untuk PSIS Semarang yang sedang berusaha mencari tiga poin. Mereka yang sempat jadi tim berbahaya pada awal musim, malah jadi sering imbang pada beberapa pertandingan seri kedua Liga 1. Pada laga pekan ke-12 kontra TIRA Persikabo, PSIS harus kembali puas dengan sebiji poin.

Bermain di Stadion Manahan, Solo, PSIS sebenarnya menjanjikan sejak menit awal dan mampu unggul cepat pada menit keenam, melalui striker Bruno Silva. Sepanjang babak pertama memegang kendali, gol kedua dicatatkan Wallace Costa pada menit ke-24.

Sayangnya, pada babak kedua PSIS malah kendor, dan TIRA Persikabo layak diapresiasi karena berusaha untuk terus menggempur. Gol Hendra Bayauw pada menit ke-56 jadi penyemangat Ciro Alves dan kawan-kawan untuk berjuang hingga laga benar-benar selesai.

Akhir dramatis dari pertandingan terjadi pada ujung laga. Dimas Drajad yang masuk sebagai pemain pengganti mampu menyelamatkan TIRA Persikabo dari kekalahan, melalui sundulan yang ia lakukan, usai menerima umpan akurat Gilang Ginarsa.

Dengan hasil 2-2 ini, PSIS baru mengumpulkan 20 poin di posisi empat klasemen. Sementara untuk TIRA Persikabo, skuad arahan Igor Kriushenko masih berada di peringkat 12, dengan total poin 12 hasil enam timbang, dan dua menang.