Menangi Derby Mataram, PSIM Buka Peluang Delapan Besar

PSIM Yogyakarta menumbangkan Persis Solo 1-0 di Stadion Manahan, Senin (15/11/2021) malam. Laskar Mataram kembali peluang lolos ke delapan besar.

Tambahan tiga poin dari laga lanjutan Liga 2 tadi malam, membuat PSIM menempati posisi kedua Grup C dengan raihan 13 poin. PSIM menggeser PSCS Cilacap yang ada di posisi ketiga dengan 12 poin.

Pelatih PSIM Seto Nurdiyantoro mengakui, keberhasilan Purwaka Yudi dkk memenangkan laga melawan tim bertabur bintang Persis tak lepas kedisiplinan pemain. Selama 90 menit, anak asuhnya berhasil menjalankan instruksi.

“Saya hanya minta pemain untuk bermain lepas. Alhamdulillah, patut disyukuri anak-anak mau bekerja keras selama 90 menit,” jelas Seto, melalui keterangan tertulis, Selasa (16/11/2021) usai laga.

Playmaker Timnas era 2000 ini mengungkapkan, melawan Persis Solo selalu tidak mudah. Apalagi, dengan materi Persis yang diisi mantan pemain Timnas.

“Kami hanya lebih beruntung bisa memenangkan pertandingan,” kata Seto merendah.

Soal kunci kemenangan menghadapi Persis, kata Seto, tak ada yang khusus. Kemenangan ini semuanya berkat kemauan pemain memenangkan pertandingan.

“Kuncinya pemain punya semangat memenangkan pertandingan. Kami sangat mengapreisiasi perjuangan pemain selama 90 menit,” katanya.

Atas kemenangan ini, kata Seto, skuadnya kini terbuka peluang untuk lolos ke babak delapan besar. Tentunya, sampai dengan babak pendahuluan Grup C, PSIM wajib menyapu bersih.

“Yang paling penting, pertandingan ke pertandingan, pemain bisa fokus dan menikmati dan semoga hasilnya maksimal,” imbuhnya.