Fakhri Husaini Menangis Usai PSSI Berniat Naturalisasi Empat Pemain Eropa

Fakhri Husaini merespons keras rencana PSSI menaturalisasi empat pemain keturunan yang merumput di Eropa.

Pelatih , Fakhri Husaini, memiliki pendapat tersendiri terkait rencana naturalisasi untuk tim nasional .

Fakhri Husaini sebelumnya lama berkarier sebagai pelatih Indonesia di level U-16 dan U-19.

Fakhri Husaini pernah menorehkan tinta emas saat membawa timnas Indonesia U-16 menjuarai Piala U-16 2018.

Saat itu, Fakhri Husaini memoles sejumlah pemain yang kini menjadi andalan Indonesia, seperti Bagus Kahfi, , David Maulana, hingga Ernando Ari.

Barangkali karena lama berkecimpung di pengembangan sepak bola usia muda, Fakhri Husaini cenderung resisten dengan rencana naturalisasi.

Terbaru, Fakhri memberi respons keras terhadap rencana PSSI menaturalisasi empat pemain keturunan di Eropa.

Empat pemain keturunan tersebut yaitu Sandy Walsh (KV Mechelen), Kevin Diks (FC Kobenhavn), (Twente), dan Jordi Amat (Eupen).

Rencana naturalisasi empat pemain tersebut akan diproses PSSI seturut rekomendasi pelatih timnas Indonesia saat ini, Shin Tae-yong.

Meski begitu, nada tak setuju keluar dari Fakhri, yang menggunakan emoji menangis dalam unggahannya di Instagram.

“Ternyata yang dimaksud dengan ‘percaya proses’ adalah ‘percaya proses naturalisasi’,” tulis Fakhri di Instagram (12/11/2021).

“Ya mantapss (emoji menangis).”

Pelatih berusia 56 tahun itu memang dikenal tak menyukai ide menggunakan jasa .

Menurut Fakhri, Indonesia memiliki segudang talenta berbakat yang bisa bersaing di level elite.

“Tidak, mengumpulkan pemain naturalisasi untuk memperkuat timnas, bukan cara yang tepat,” ujar Fakhri dikutip dari Kompas.com (6/9/2018).

“Indonesia banyak memiliki pemain berbakat, yang belum kita punya adalah sistem yang mampu membuat pemain berbakat menjadi pemain hebat,” tandasnya.

Fakhri Husaini saat ini mendapat tugas membawa Persiba Balikpapan menuju babak delapan besar Liga 2 2021.

Berita Terkait