Lawan Timnas Indonesia, Afghanistan Tetap Nyanyikan Lagu Kebangsaan

Pertandingan uji coba antara Afghanistan dan timnas Indonesia di Antalaya, Turki, Selasa (16/11), menghadirkan dilema tersendiri bagi tim besutan Anoush Dastgir.

Ini menjadi laga internasional perdana Afghanistan di bawah rezim baru Taliban yang menguasai negara itu sejak Agustus 2021. Rezim baru ini pun meminta semua yang membawa nama Afghanistan dari rezim sebelumnya agar diubah, termasuk bendera dan lagu kebangsaan.

Sekadar informasi, lagu kebangsaan Afghanistan kerap berubah. Tercatat sudah tujuh kali lagu kebangsaan mengalami perubahan. Ketika Taliban berkuasa pada 1996-2001, lagu kebangsaan Afghanistan adalah This is the Home of the Brave.

Selepas Taliban tumbang, lagu kebangsaan pun berubah menjadi National anthem of the Islamic Republic of Afghanistan. Kini dengan kembalinya rezim Taliban, lagu kebangsaan mereka pun mengalami perubahan.

Dastgir mengakui situasi ini memberikan dilema tersendiri. Kendati demikian, Dastgir menegaskan, mereka tetap akan menyanyikan lagu kebangsaan dan mengibarkan bendera Afghanistan dari rezim sebelumnya saat menghadapi Indonesia.

“Mereka tidak menginginkan kami bermain sepakbola di bawah bendera Afghanistan, tetapi bendera mereka. Mereka juga menginginkan kami menyanyikan lagu kebangsaan yang berbeda. Mereka tidak ingin ada [sesuatu yang dari] rezim sebelumnya,” ungkap Dastgir dikutip laman NOS Radio 1.

Dastgir menambahkan, seluruh pemain mengambil sikap serupa. Pelatih berusia 31 tahun ini menyadari sikapnya itu akan mengundang konsekuensi tersendiri bagi dirinya maupun pemain.

“Saya atau pemain saya tidak akan bisa kembali ke Afghanistan. Saya sudah bilang tentang hal ini kepada merekka, tapi semua memberikan dukungan,” ujar pelatih ti nasional termuda itu.

“Jika saya tidak boleh lagi menangani tim nasional, saya akan meninggalkannya dengan kepala tegak. Saya tidak mau melatih tim nasional di bawah bendera mereka (Taliban).”

Dastgir lahir di Kabul pada 27 November 1989. Pada tahun 1990-an, keluarga Dastgir memutuskan meninggalkan Afghanistan akibat situasi politik yang panas menuju Arnhem, Belanda. Tiga tahun lalu, ia ditunjuk menjadi pelatih Afghanistan.

Bagi Afghanistan, pertandingan uji coba melawan Indonesia merupakan bagian dari persiapan mereka menghadapi babak ketiga kualifikasi Piala Asia 2023 yang digelar tahun depan.