Dihukum Berat karena Turunkan Pemain Ilegal, PSG Pati Ajukan Banding

PSG Pati mengajukan banding kepada PSSI terkait keputusan Komisi Disiplin PSSI.

Sebelumnya, Komdis menilai Gede Sukadana merupakan pemain yang tidak sah setelah eks pemain Bali United tersebut dimainkan pada laga lawan Persis Solo, 3 November 2021 lalu.

Dalam keputusan Komdis PSSI No. 037/L2/SK/KD-PSSI/XI/2021, PSG Pati dinyatakan kalah 0-3 dari Persis Solo, pemotongan tiga poin, dan denda sebesar Rp 90 juta.

“Iya, manajemen sudah mengajukan banding terkait sanksi yang dijatuhkan oleh Komdis PSSI dengan sejumlah alasan dan data yang sudah kami sertakan,” jelas manajer PSG PS Pati, Arfan Afif, Jumat (12/11/2021).

Gede Sukadana disebut pemain ilegal karena dia mendapatkan kartu merah ketika memperkuat lamanya, PSMS Medan.

Dalam pertandingan yang digelar pada 14 Oktober tersebut, Sukadana diganjar kartu merah. Sukadana diusir wasit karena melakukan pelanggaran keras pada menit ke-33.

Pascapertandingan tersebut, Sukadana kemudian dijatuhkan sanksi oleh Komdis berupa dua larangan tampil.

Sukadan kemudian absen lawan Sriwijaya FC dan PSPS. Namun, Sukadana malah dimainkan pada babak kedua melawan Persis Solo, Rabu (3/11/2021) lalu.

Arfan menilai, sanksi kalah 0-3 dari Persis Solo dan pemotongan tiga poin, merupakan hukuman yang berat bagi timnya.

“Apalagi saat ini kami sedang bersusah payah mengumpulkan poin demi poin untuk dapat lolos ke babak selanjutnya,” tambah Arfan.

Surat permohonan banding sendiri sudah dilayangkan kepada Ketua Komite Banding PSSI di Jakarta pada 11 November 2021 atau sehari setelah surat dari Komdis PSSI diterima manajemen.

“Kami tentunya berharap untuk sanksi yang dijatuhkan ini dapat dipertimbangkan kembali karena sangat berat. Apalagi saat ini performa anak-anak di lapangan sedang terus membaik dan peluang lolos ke babak selanjutnya masih terbuka,” kata Arfan.

Dari tiga laga terakhir di Grup C yang sudah dijalani Zulham Zamrun dkk, dua kemenangan dan sekali imbang menjadi hasil yang diukir.

Dua kemenangan didapat setelah unggul 4-1 atas PS Hizbul Wathan dan menang 1-0 atas PSCS Cilacap.

Sedangkan hasil imbang 1-1 didapat dari laga lawan Persis Solo.

Pada klasemen sementara, tim asuhan pelatih Joko Susilo ada di peringkat kelima dengan 8 poin. Hanya berselisih tiga poin saja dari PSCS Cilacap yang ada di peringkat kedua.

Puncak klasemen masih dihuni Persis Solo dengan 15 poin dan PS HW ada di dasar klasemen dengan nilai 2.