Sriwijaya FC Dipastikan Lolos ke Delapan Besar, Manajer Intruksikan Sapu Bersih Laga Sisa

Meski telah dipastikan lolos Perempatfinal atau babak delapan besar , namun Tim FC yang belum terkalahkan bertekad akan tetap fight menghadapi tiga laga sisa babak penyisihan putaran kedua yang berlangsung Stadion Nasution Pekanbaru Riau hingga akhir November 2021 nanti.

Baik Manajer Tim Sriwijaya FC Hendriansyah ST MSi maupun Kepala Pelatih Nil Maizar menyatakan bakal tetap memberikan suguhan tontonan menarik dan menargetkan sapu bersih pada tiga pertandingan nanti melawan PSPS Riau, KS dan .

“Sebenarnya kita tidak berharap di seri, apalagi kalah ya. SFC ini menunjukkan kelasnya. Di antara tim-tim lain di grup A.

Tapi apapun itu, pertandingan itu seperti itulah. Kalau kita lihat tim lain ada Dewa United yang tidak pernah kalah, jadi kalah.

Nah SFC ini jangan sampai kalah,” ungkap Manajer Tim Sriwijaya FC, Hendriansyah ST MSi kepada Sripoku.com, Jumat (12/11/2021).

Dengan hasil dua laga terakhir yang menahan imbang PSMS Medan 1-1, dan KS Tiga Naga berhasil mengalahkan saudara tuanya PSPS Riau 0-1 membuat persaingan perebutan runner-up grup A makin sengit sebagai satu tiket lagi bisa melaju ke babak delapan besar.

Hasil laga ini menguntungkan tim Sriwijaya FC untuk lebih berpeluang menjadi juara grup A yang mengantongi 17 poin dari 7 kali bertanding.

Tentu dengan masih bertahan mengantongi 9 poin dari 7 kali bertanding membuat PSPS berat makin bersaing dengan PSMS (tetap bertahan runner-up dengan 10 poin), Semen Padang dan sekarang bertambah lagi KS Tiga Naga memperebutkan satu tiket lagi ke babak delapan besar.

Sementara KS Tiga Naga dengan kemenangannya ini mengantongi 8 poin naik ke peringkat empat sekaligus menggeser posisi (7 poin) ke peringkat kelima.

Sedangkan juru kunci masih ditempati Muba Babel United dengan koleksi 3 poin dari 7 kali bertanding setidaknya masih berpeluang untuk lepas dari zona degradasi.

Hendriansyah yang juga menjabat Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumatera Selatan menyatakan pihak manajemen tetap mengharapkan pemain ini bermain profesional.

“Karena kemenangan-kemenangan didapatkan itu, itulah sebenarnya bukti dari kesungguhan para tim untuk membahagiakan, menyenangkan para suporter dan warga Sumsel jadi bukan untuk diri mereka sendiri,” kata Hendri yang juga menjabat Direktur Marketing PT SOM (Sriwijaya Optimis Mandiri) selaku pengelola klub Sriwijaya FC.

Sebab ia juga mengingatkan bahwa Sriwijaya FC ini merupakan klub milik masyarakat jadi para pemain ini bertanggungjawab untuk memberikan permainan yang terbaik, untuk memberikan hasil optimal.

“Seperti apapun posisinya SFC maka mereka harus bermain yang terbaik dan targetnya memang memenangkan seluruh pertandingan itu.

Bukan hanya bertahan, bukan hanya mengamankan poin tidak. Tetapi kita ingin menunjukkan ke suporter, masyarakat Sumsel, masyarakat Indonesia bahwa SFC itu memang benar-benar layak untuk bermain ke ,” kata Hendri mantan Kapten Tim yang juga striker tim dusun tanah kelahirannya di Lahat dan tim sepakbola Fakultas Teknik Unsri.

Pria kelahiran Arahan (Lahat), 15 Desember 1972 mengakui untuk mempersiapkan tim dalam. menghadapi laga di babak delapan besar nantinya.

“Kita menganggap lawan itu memiliki kemampuan dan kesempatan yang sama untuk dapat memenangkan setiap pertandingan. Tetap kita harus waspada, perkuat tim dengan sebaik-baiknya.

Dari segi fisik, kemampuan bermainlah ya. Dalam rangka menghadapi tim-tim Insya Allah bertemu di delapan besar,” kata Hendri.

Soal dibukanya jendela transfer pemain tahap 3 pada tanggal 4-8 Desember 2021. Hendriansyah mengaku masih akan melakukan evaluasi. Prinsipnya, manajemen mendukung sepanjang tim membutuhkan.

“Tetapi kita konsentrasi dengan pemain yang sudah ada sekaranglah. Insya Allah tidak menutup kemungkinan, jika memang dibutuhkan dan memang ada kesepakatan yang baik dengan pemain yang diperlukan nanti,” kata alumni Fakultas Teknik Pertambangan Unsri.

Hendri yang mengidolakan mengaku terkait jendela transfer pemain tahap 3 belum sempat dibahasnya dengan Kepala Pelatih Sriwijaya FC Nil Maizar.

“Karena kita (dengan coach Nil Maizar) baru ketemu kemarin ya, belum membahas itu. Kami membahas pertandingan tadi malam. Kemudian mengevaluasi yang sudah dilakukan. Belum membahas ada wacana ke transfer tahap tiga itu. Desember itu juga masih lama. Sebenarnya kita masih ada tiga pertandingan lagi yang perlu konsentrasi,” ujar Hendri.

Sejauh ini Hendri juga melihat penampilan dua pemain baru yakni gelandang serang naturalisasi asal Khairallah Abdelkbir dan pemain gelandang serang anyar Sriwijaya FC, Markeil Arodi Uopdana cukup bagus pada laga kedua babak penyisihan putaran kedua Liga 2 grup A di Stadion Kaharuddin Nasution Pekanbaru Riau, Rabu (10/11/2021) malam.

“Sebenarnya pemain baru kita ini bagus ya. Cuma kondisi di lapangan tadi malam itu hujan, ada faktor yang membuat lawan itu lebih gigih cenderung menjurus keras membuat pemain-pemain yang kita harapkan dapat bermain maksimal itu menjadi cedera sehingga tidak bisa bermain maksimal. Itu merupakan strategi yang mereka jalankan,” ulas Hendri.

Tapi apapun itu kata Hendri pihaknya tetap menghargai, mengapresiasi pemain yang sudah bermain dengan baik, fair play. Kemudian bahwa memang mereka bermain secara profesional, tidak meladeni sikap keras yang dilakukan oleh tim musuh.

Hal senada juga disampaikan Kepala Pelatih Sriwijaya FC Nil Maizar menyatakan masih akan tetap fight merebut kemenangan di setiap tiga laga sisa ke depannya.

“Kita tetap fight di tiga pertandingan ini nanti melawan PSPS, Tiga Naga dan PSMS. Karena apapun yang namanya pertandingan kita harus fight,” kata Nil yang pernah memperkuat tim SK Benesov saat bermain di Liga 2 Cekoslowakia, benua Eropa pada era 1990-an.

Nil yang pernah mengarsiteki PS TIRA menyebut tiga laga sisa masih akan tetap menjadi pekerjaan sangat luar biasa baginya. Karena dari pertandingan hari ini gambarannya sedikit lebih jelas.

“Tapi Sekali lagi saya bilang kepada teman-teman media, kita akan tetap berjuang dengan situasi dan kondisi apapun dengan tiga pertandingan sisa kita tidak boleh berleha-leha dan mungkin kita akan mencoba bagaimana kita mematangkan tim ini lebih baik ke depannya,” ungkapnya.

Berita Terkait