Manajemen PSS Sleman Resmi Pertahankan Dejan Antonic, Ini Alasannya

PSS Sleman memutuskan tetap akan menggunakan jasa Dejan Antonic untuk seri ketiga Liga 1 2021.

Keputusan ini diambil setelah manajemen mengambil waktu beberapa hari untuk menentukan nasib pelatih asal Serbia ini.

Melalui Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada, Andywawrdhana, mengkonfirmasi jika Dejan Antonic masih akan menjadi pelatih Super Elja.

Menurutnya, setelah evaluasi yang dilakukan, Dejan masih layak untuk posisi tersebut.

“Kami percaya dengan coach Dejan Antonic dengan pengalaman yang luar biasa di sepakbola masih mampu membawa PSS Sleman mengarungi Liga 1 2021/2022 dengan prestasi lebih baik,” kata Andywardhana dilansir BolaSport.com dari laman youtube resmi klub.

Andywardhana menegaskan jika dia menjamin jika manajemen tidak akan melakukan interversi terkait keputusan yang akan diambil pelatih.

Hal ini menegaskan jika pelatih akan bekerja lebih profesional.

Sebelumnya suporter PSS, yakni Sleman Fans menuntut perubahan di posisi pelatih, pemain, dan direktur.

Selain karena performa minor di beberapa pertandingan, menurut mereka ada interversi kepada tim yang membuat Sleman Fans geram terkait keputusan yang dipilih pelatih Dejan Antonic.

Mantan Direktur Keuangan PSS ini menambahkan, dengan tidak ada interversi, Dejan bisa bekerja lebih maksimal.

Sehingga, tim Super Elja bisa bangkit untuk seri selanjutnya dan memperbaiki posisi mereka di klasemen.

“Kami dari pihak manajemen sangat mempercayakan hal tersebut kepada coach Dejan.”

“Kami tidak akan melakukan intervensi apapun kepada coach Dejan, agar coach Dejan bisa lebih fokus tanpa gangguan ataupun intervensi dari siapapun,” imbuhnya.

Andywardhana menilai jika PSS Sleman akan segera bangkit setelah catatan minor di beberapa pertandingan lalu.

Perjalanan PSS di Liga 1 2021 terhitung kurang konsisten.

Dari 11 laga, mereka hanya bisa menang 4 pertandingan, lima kali kalah, dan 2 kali bermain imbang.

“Semoga ke depannya kita bisa membuat PSS lebih bagus lagi. Kita membangun kerjasama tetap di wilayah kerja masing-masing.”

“Tidak ada intervesi dari pihak luar,” pungkasnya.