Andersson Salles, Jagoan Tendangan Bebas dari Brasil dan Jadi Bintang BRI Liga 1 bersama Bhayangkara FC

Aksi bersama di BRI jadi tontonan yang selalu ditunggu publik sepak . Terutama saat bek berpaspor Brasil ini jadi eksekutor tendangan bebas yang didapatkan timnya.

Dengan persentasi kesuksesan yang terbilang baik, ia pun kerap jadi penyumbang gol The Guardian dengan cara itu.Pada musim pertamanya bersama Bhayangkara FC pada Liga 1 2019, Anderson praktis tak tergantikan di posisi bek sentral.

Ia tampil sebanyak 33 dari 34 partai dengan koleksi 7 gol. Pencapaian personalnya itu turut mendongkrak prestasi Bhayangkara musim itu dengan bertengger di peringkat empat dengan koleksi 53 poin atau hanya berselisih satu poin dengan runner-up .

Seperti diketahui, tim peraih trofi juara musim 2019 adalah yang tampil dominan dengan perolehan 64 poin.

Sejatinya, kehadiran Anderson Salles ke Indonesia terbilang terlambat. Ia berkiprah di kompetisi kasta tertinggi Tanah Air bersama Bhayangkara saat usianya sudah 31 tahun.

Tapi, situasi itu tak menyulitkannya untuk beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Indonesia berkat talenta dan skill-nya yang terasah optimal di kompetisi Brasil.

Indonesia memang jadi negara pertama yang menjadi tujuan Anderson di luar Brasil. Sebelumnya, ia menghabiskan karier profesionalnya di berbagai jenjang kompetisi di negaranya.

Pria kelahiran 16 Februari 1988 ini pertama kali jadi bagian tim junior Santos, klub elite di Brasil pada 2005. Tiga tahun kemudian, ia mendapat promosi ke tim senior tampil sebanyak enam partai bersama Santos.

Selepas dari Santos, Anderson berturut-turut berkostum -SP, Bragantino, Ituano, Gremio Barueri, Vasco da Gama, Goias, Santa Cruz, Novorizontino dan Sao Bento.

Total penampilannya di berbagai kasta di kompetisi Brasil adalah 215 laga dengan koleksi 34 gol. Ia pun tercatat pernah membawa timnya meraih trofi juara bersama Ituano (Campeonato Paulista 2014), Vasco da Gama (Campeonato Carioca de Futebol 2015) dan Goias (Campeonato Goiano 2016).

Dalam channel youtube Tiento Indonesia, Anderson mengaku senang bisa berkostum Bhayangkara FC yang membuat dirinya dan keluarga nyaman berkarier di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.

“Semua orang di Bhayangkara menyambut saya dengan baik. Kondisi ini membuat saya dan keluarga cepat beradaptasi dan cinta dengan Indonesia,” ujar Anderson.

Itulah mengapa Anderson sampai saat ini tak pernah memikirkan tim lain di Indonesia selain Bhayangkara. Termasuk ketika ia memutuskan kembali ke Brasil usai Liga 1 2019.

“Saya meninggalkan Bhayangkara dan Indonesia karena pandemi COVID-19,” terang Anderson yang sempat tercatat sebagai bagian dua klub Brasil, Ferroviaria dan Parana sebelum kembali ke Bhayangkara pada 2021.

Berita Terkait