Seruan #Ekoout Bergema di Medsos, Ini Penjelasan Pasoepati

DPP menyerukan desakan dari arus bawah untuk penggantian pelatih Solo, . Kinerjanya dinilai belum sesuai dengan harapan, terlihat dari enam pertandingan yang sudah dilakoni Laskar Sambernyawa.

Presiden Pasoepati Maryadi ‘Gondrong’ Suryadharma mengungkapkan, seruan #ekoout merupakan bentuk dukungan kepada Persis Solo.

“Kami mewakili teman-teman seperjuangan dalam hal dukungan ke Persis Solo. Saya kira itu hal yg sangat wajar bila mereka menginginkan Eko out,” urai Gondrong kepada detikcom, Minggu (7/11/2021).

Gondrong menambahkan, buruknya penampilan tim kebanggan Wong Solo Itu terlihat dari enam pertandingan yang sudah dilakoni di ajang .

“Dalam perjalanan pertandingan sampai ke 6 kali Persis belum menunjukan permainan yang diharapkan teman-teman suporter,” ucapnya.

Bahkan, lanjutnya, seakan-akan Persis Solo bermain tanpa ada pola dan motivasi pemainya seperti itu-itu saja.

“Ora nggetih (tidak mendarah) dan bermain sebagai individu bukan sebagai tim,” ungkapnya.

Padahal, Gondrong mengatakan, skuad Persis Solo juga tidak main-main. Laskar Sambernyawa dihuni oleh pemain dari bahkan ada juga pemain dari , yang tentunya kualitasnya sudah tidak diragukan lagi.

“Pemain Persis pemain Liga 1 bahkan ada juga mantan pemain Timnas dan masih berlabel Timnas. Harapan suporter tentu sangat tinggi, karena owner dan manajemen mempunyai target Liga 1 harga mati,” kata Gondrong.

Menurutnya, apa yang disampaikan melalui media sosial merupakan langkah awal dalam menyikapi kondisi Persis Solo saat ini. Dia berharap, ada pembenahan di sisi pelatih agar Persis Solo bisa tampil lebih bagus lagi.

“Apa yang sudah dilakukan rekan-rekan seperjuangan di media sosial ini langkah awal yang disampaikan ke management, tinggal bagaimana nanti langkah management menyikapinya. Nanti kita akan berkirim surat ke management setelah pertandingan dengan ,” kata Gondrong lagi.

Berita Terkait