Jelang Lawan Semen Padang Liga 2 Pelatih Sriwijaya FC Nil Maizar Soroti Perubahan Skuad Kabau Sirah

Jelang laga lanjutan Liga 2 Indoensia antara Sriwijaya FC vs Semen Padang, Pelatih SFC Nil Maizar mewaspadai perubahan skuad Semen Padang.

Bermain di Stadion Kaharudin Nasution, Rabu (10/11) pukul 21.00 WIB, skuad Sriwijaya FC memiliki misi sapu bersih kemenangan pada babak penyisihan grup A.

Mantan pelatih Timnas Indonesia ini mengaku telah melihat dan mempelajari perubahan tim berjuluk Kabau Sirah asal Minangkabau itu saat menahan imbang PSPS Pekanbaru 1-1.

“Beberapa pemain starting mereka waktu di Palembang (leg 1) tidak main, tapi dia main pas lawan PSPS barusan kemarin harus kita sikapi juga.”

“Harus kita pelajari, harus kita awasi kekuatan mereka ini, dan itu sudah ada dalam memori kita,” kata Nil Maizar.

Menurut pelatih kelahiran Payakumbuh (Sumbar) 2 Januari 1970, lantas bagaimana Laskar Wong Kito mengantisipasinya tentu ada taktikal baik dalam bertahan, maupun menyerang.

“Insya Allah mudah-mudahan kita bisa berbuat yang terbaik. Apalagi sekarang Semen Padang pelatihnya coach Hendri Susilo.”

“Ya, beda-beda tipikal coach Hendri Susilo seperti ini, coach Weliamsyah seperti ini,” kata Nil yang jug lama mengarsiteki Semen Padang FC.

Terlepas dari itu, Nil yang musim lalu mengarsiteki Tim Liga 1 Persela Lamongan mengatakan pada dasarnya dalam sepakbola sama saja, kedua tim saling mempelajari kekuatan dan kelemahan tim lawannya.

“Apapun risiko, konsekuensinya dengan pergantian (pelatih SPFC) ini, pasti ada perubahan.”

“Baik dalam strategi maupun taktikal di lapangan. Mudah-mudahan apa yang kita pelajari tentang coach Hendri Susilo kita akan sikapi dalam bentuk game nanti,” ujar bapak dua anak (Medina Amanda dan Rania Salsabila) buah pernikahannya dengan Mairosra.

Ia mengaku kedekatan dirinya dengan coach Hendri Susilo sesama urang awak yang terbilang lebih senior dari dirinya itu tetap dihormatinya.

“Kita sering diskusi, saya tahu dia, dia tahu saya. Kita saling respek sama beliau karena termasuk dia lebih senior dari pada saya. Kita tetap hormati. Di pertandingan nanti tetap profesional,” pungkas Nil yang pernah mengatsiteki PS TIRA.

Meski tinggal selangkah lagi dipastikan lolos delapan besar dengan mengantongi 16 poin, namun kepala pelatih Sriwijaya FC Nil Maizar tak bakal memberi kendor empat lawan di laga sisa babak penyisihan putaran kedua grup A Liga 2.

Laskar Wong Kito berhasil mengoleksi 16 poin dari enam kali bertanding. Tinggal butuh satu kali kemenangan lagi atau 3 poin lagi untuk bisa mengoleksi 19 poin bisa memposisikan tim kebanggaan masyarakat Sumsel ini aman untuk melenggang ke babak delapan besar.

Peringkat kedua klasemen sementara ditempati PSMS Medan. Meski sama-sama mengantongi 9 poin dan unggul selisih gol (8-5), PSMS Medan menyalip tim tuan rumah PSPS Pekanbaru Riau yang sama-sama mengantongi 9 poin yang juga dari enam kali pertandingan kalah selisih gol (6-6) terdorong melorot ke peringkat ketiga.

Semen Padang FC di peringkat keempat dengan raihan 6 poin dari enam kali bertanding. KS Tiga Naga bertahan di peringkat kelima dengan perolehan 5 poin dari 6 kali bertanding. Peringkat juru kunci masih dipegang Muba Babel United dengan tetap mengantongi 2 poin.