Stadion Kaharuddin Pekanbaru Dituding jadi Penyebab Cedera Pemain Liga 2, Ini Kata GM PSPS

Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai dituding jadi penyebab cedera pemain karena rumput dan tanah tidak rata. Korbannya adalah kiper dari Muba Babel United Bimasakti Andiko mengalami cedera pada Kamis malam (4/11/2021).

Saat itu, Muba Babel United bentrok dengan Sriwijaya FC. Stadion Kaharuddin Nasution sebagai tempat pertandingan grup A putaran kedua di mana PSPS ditunjuk sebagai tuan rumah.

Seperti dikutip dari Akselnews.com, sang kiper dilarikan ke rumah sakit akibat cedera engkel.

“Bimasakti mengalami dislokasi engkel dan harus mendapatkan perawatan. Karena tanah lapangan nggak rata,” kata pelatih Muba Babel United, Ibnu Grahan.

Selain itu, lampu stadion pun disoroti. Sebab kurang terang yang mengganggu pemain. Rumput pangan dinilai juga tidak rata.

Pelatih Kepala Sriwijaya FC Nil Maizarn juga menyoroti hal yang sama. Lapangan tidak rata.

Hal yang sama juga disampaikan pelatih KS Tiga Naga, Feryandes Rozialta saat timnya ditekuk PSMS Medan 1 – 3 pada Kamis (4/11/2021).

“Lapangan nggak rata. Adaptasi pemain jadi lama. Main (sentuhan) 1, 2, susah. Kalau di Jakabaring kita bisa main 1, 2,” ujarnya.

General manajer PSPS Edwar Riansyah pun angkat bicara terkait keluhan tim tamu di putaran kedua ini.

“Kalau soal lapangan sejauh ini kita terus progress dan melakukan maintenance. Agar lebih baik lagi,” kata pria yang akrab disapa Edu ini.

Rentang waktu pekan pertama ke kedua dimana ada 5 hari akan dimanfaatkam untuk pemeliharaan. Sehingga lapangan lebih baik.

“Apalagi ini ada waktu 5 hari (ke pekan kedua). Kita tetap melakukan pemeliharaan dan top dress juga di stadion,” ujarnya.

Terkait adanya pemain cedera, seperti kiper Muba Babel United, Edu menyebut hak itu musibah.

“Kalau soal cedera, mungkin sudah musibah ya. Sedangkan Novet (Novrianto – bek PSPS) saja yang pemanasan di lapangan Jaka baring bisa parah dan sampai operasi juga,” ucapnya.

Ia pun berharap dengan waktu jeda dari pekan pertama ke pekan kedua, lapangan stadion bisa lebih baik lagi. Sehingga pertandingan bisa lancar. ( Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan )