Eks Pelatih Timnas Indonesia Ini Puji Bek Persija Marco Motta

Mantan pelatih timnas Indonesia, Simon McMenemy, mengungkapkan satu pujiannya kepada bek Persija Jakarta, Marco Motta.

Simon McMenemy yang sempat membesut timnas Indonesia sekitar tahun 2019 itu menyampaikan kekagumannya kepada Marco Motta dalam laga Persija Jakarta kontra Barito Putera.

Seperti diketahui, Marco Motta memang tengah menarik perhatian publik seusal pertandingan Persija Jakarta melawan Barito Putera pada pekan ke-11 Liga 1 2021, 5 November 2021.

Perhatian publik tertuju kepada Marco Motta karena Sang Pemain gagal mencetak gol untuk Persija Jakarta dalam situasi penalti jelang laga akan usai.

Tendangan 12 pas Motta pada tambahan waktu babak kedua itu melambung tinggi di atas mistar gawang Barito Putera.

Padahal jika gol, pemain berposisi bek sayap kanan tersebut dapat membawa Persija meraih kemenangan atas Barito Putera.

Namun sayangnya, Marco Motta belum mampu menjalankan tugasnya sebagai eksekutor penalti dalam laga Persija Jakarta versus Barito Putera.

Skor akhir, Persija bermain imbang 1-1 dengan Barito Putera.

Satu gol Persija Jakarta diciptakan oleh Marko Simic pada menit ke-26.

Sedangkan Barito Putera sempat lebih dulu mencetak gol lewat Aleksandar Rakic saat laga baru berjalan 15 menit.

Alhasil, kegagalan Marco Motta dalam menjadi algojo penalti jelang pertandingan usai pun menjadi sorotan.

Apalagi, fan Persija sangat menantikan timnya dalam meraih kemenangan.

Sebab, Persija Jakarta dalam tiga laga terakhirnya di Liga 1 2021 gagal memetik kemenangan.

Tidak sedikit pendukung Persija Jakarta yang mencemooh Marco Motta lewat media sosial.

Namun siapa sangka, justru di balik kegagalan Motta dalam menendang penalti terdapat suatu sikap terpuji.

Hal itu disoroti oleh mantan pelatih timnas Indonesia, Simon McMenemy.

Simon tetap menyadari bahwa Marco Motta melakukan kesalahan dalam melakukan sepakan 12 pas.

Akan tetapi, figur berusia 43 tahun tersebut merasa tersanjung dengan sikap Motta yang tetap kalem walaupun diprovokasi oleh beberapa pemain Barito Putera.

Dalam tayangan televisi memang nampak beberapa pilar Barito Putera yang memprovokasi Marco Motta setelah gagal menendang penalti.

Namun, Motta terlihat tenang meskipun ia diprovokasi oleh lawannya.

Sikap yang dilakukan oleh mantan pemain Juventus tersebut pun menarik perhatian Simon Mcmenemy.

Simon menilai perilaku kalem Marco Motta saat diprovokasi lawan dapat menjadi pembelajaran penting bagi para pesepak bola lainnya.

“Sebuah pelajaran yang diajarkan oleh Marco Motta,” tulis Simon McMenemy seperti dikutip oleh BolaSport.com dari Instagram-nya, Sabtu (6/11/2021).

“(Dia) gagal mengeksekusi penalti, sebuah kesalahan.”

“Tetapi, (dia) tidak bereaksi di bawah provokasi parah (dari lawannya, Barito Putera).”

“Kita semua bisa belajar darinya (Marco Motta).”

“Rasa hormat yang besar,” tambah Simon.