Tak Terbukti Terlibat Pengaturan Skor, Komdis PSSI Bebaskan Eks Pelatih Perserang

Komite Disiplin (Komdis) PSSI membebaskan mantan pelatih Perserang Serang, Putut Wijanarko dari hukuman dugaan pengaturan skor. Komdis PSSI menilai Putut tidak terbukti terlibat dalam percobaan pengaturan skor tersebut.

Komdis PSSI memang telah melakukan sidang terkait kasus dugaan pengaturan skor yang melibatkan Perserang Serang. Dalam sidang tersebut, Komdis menjatuhi hukuman terhadap lima pemain Perserang.

Dari laporan awal manajer Perserang, Babay Karnawi melaporkan lima pemain plus pelatih kepala Putut Wijanarko dalam kasus tersebut. Namun setelah dilakukan penelitian, Putut tidak terlibat dalam kasus tersebut.

Hal ini diutarakan oleh Ketua Komdis PSSI, Erwin Tobing. Dimana Erwin menegaskan membebaskan Putut dari dugaan tersebut.

“Dalam surat dari Babay, dia mengatakan, memecat lima pemain dan satu pelatih (Putut). Setelah kami teliti, Putut tidak terlibat dalam pengaturan skor,” ucap Erwin Tobing.

Dari hasil penelusuran serta pemeriksaan yang dilakukan Komdis PSSI, Putut memang telah mencium keterlibatan sejumlah pemainnya dalam praktik culas ini. Sayang Putut akhirnya memainkan salah satu pelaku karena keterbatasan stok pemain.

“Demi keutuhan pemain, dia akhirnya tidak memainkan kelima orang ini saat menghadapi Badak Lampung, dia mendengar dia mendapatkan laporan bahwa ada upaya mempengaruhi pemain,” jelas Edwin.

“Tapi Eka terpaksa dimainkan karena tidak ada yang bermain di posisi dia, itulah peran sdr Putut, kenapa dia diberhentikan.”

“Karena masalah manajemen, tapi hubungan kurang harmonis antara manajer dan pelatih sehingga dia meninggalkan mess berupa minta izin lewat WA,” pungkas Edwin.