Persita Dibantai PSM, Widodo C Putro Akui Timnya Tak Bisa Keluar dari Tekanan

Pelatih Tangerang, Putro, kecewa dengan kekalahan 0-3 yang dialami timnya dari Makassar pada laga pekan ke-10 BRI 2021/2022, Senin (1/11/2021). Menurut Widodo, klub berjulukan Pendekar Cisadane itu tak bisa keluar dari tekanan.

Pada laga yang digelar di , Solo, gawang dijebol tiga kali oleh Muhammad Arfan (28′, 75′) dan Wiljan Pluim (78′). Persita bukan tanpa upaya untuk mencetak gol, namun usaha yang dihasilkan tak mampu menembus solidnya lini pertahanan lawan.

Menurut Widodo, akibat kesulitan keluar dari tekanan sehingga para pemain Persita gagal mengonversi peluang jadi gol. Widodo mengaku permainan anak asuhnya di luar dugaan.

“Memang betul permainan kami memang di luar dugaan. Para pemain sebetulnya sudah bermain cukup bagus,” kata .

“Mungkin karena tidak bisa mengonversi peluang dan tidak bisa mencetak gol akhirnya sedikit tertekan. Ada beberapa peluang mereka bisa keluar dari tekanan juga,” ucap Widodo.

Kekalahan ini menjadi yang ketiga dialami Persita Tangerang di BRI Liga 1 2021/2022. Persita kini berada di peringkat kesembilan dengan nilai 13.

Pelatih Widodo Cahyono Putro juga menyebut, PSM Makassar sukses memanfaatkan kelemahan Persita Tangerang untuk mencetak gol. Situasi itu ditambah dengan buruknya kualitas penyelesaian akhir Persita.

“Tentunya kendala ada beberapa peliang tidak bisa menjadi gol. Saya kira dalam permainan, kami juga berusaha untuk menyeranh,” kata Widodo.

“Akan tetapi, itulah sepak bola. PSM bisa memanfaatkan kelemahan pemain-pemain kami,” tegas Widodo.

Persita Tangerang pada laga selanjutnya akan menghadapi Madura (6/11/2021). Laga ini menjadi penutup seri kedua BRI Liga 1 2021/2022.

Pelatih Widodo Cahyono Putro menyebut, ada sejumlah hal yang akan dievaluasi oleh timnya. Widodo berharap, sejumlah kelemahan ini bisa diminimalisir sehingga timnya kembali ke jalur kemenangan.

“Inilah kompetisi. Di satu sisi kami berhasil, terus juga harus ada evaluasi. Namun, di sisi lainnya juga ada kekalahan, kami tetap juga evaluasi untuk pertandingan berikutnya,” ucap Widodo.

“Jadi, ada beberapa transisi yang perlu kami perbaiki dan tentu peluang untuk mencetak gol, serta koordinasi. Kemungkinan koordinasi saat kami bertahan, baik dari depan, tengah, dan belakang,” ucap Widodo.

Berita Terkait