Siap Petik Hasil Terbaik, Teco Tekankan Bali United Jangan Kebobolan

Bali United akan dijamu Sleman dalam pekan kesembilan Liga 1 2021-2022 di , Jawa Tengah, Rabu 27 Oktober 2021, pukul 21.45 Wita.

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra memastikan bahwa anak asuhnya siap memetik hasil terbaik kontra PSS Sleman.

Dikatakan Stefano Cugurra, waktu persiapan yang mepet ini dimaksimalkan dengan baik oleh Bali United.

“Kami punya tiga hari buat latihan, kami fokus buat recovery, agar pemain punya recovery, tenaga lawan PSS Sleman,” ucap mantan pelatih itu.

“Terus kami fokus di latihan taktikal biar bisa perbaiki tim. Dan kami bisa main lebih bagus lawan PSS Sleman. Mudahan-mudahan bisa menang,” sambung Stefano Cugurra.

Pria yang akrab disapa itu juga berharap Bali United tidak mengalami kebobolan.

Mengingat, dalam tujuh pertandingan sebelumnya, gawang Bali United selalu kemasukan gol.

“Pasti tim lawan punya kualitas. Kami sudah lihat beberapa pertandingan. Kami harus tampil bagus, dan tidak kebobolan,” kata pelatih asal Brasil itu dalam sesi jumpa pers, Selasa 26 Oktober 2021.

Senada dengan Teco, pemain bertahan Bali United, , bertekad membantu klub yang berjulukan Serdadu Tridatu itu meraih poin sempurna di laga tersebut.

“Kondisi tim kami semua sebagai pemain sudah siap untuk pertandingan besok (hari ini, Red),” kata Haudi Abdillah.

“Dan kami evaluasi yang kemarin, untuk pertandingan berikutnya. Harus lebih baik, semangat, kerja keras dan berharap kami bisa meraih tiga poin,” kata pemain berusia 28 tahun itu.

Bali United tidak bisa diperkuat Pacheco dalam laga menghadapi PSS Sleman.

Hal tersebut karena akumulasi kartu yang didapat Willian Pacheco.

Willian Pacheco diganjar kartu merah saat Bali United takluk di tangan Bhayangkara FC dengan skor 1-2.

Pemain asal Brasil itu terbilang pemain yang cukup vital di lini belakang Bali United.

Biasanya, Haudi Abdillah atau Leonardo Tupamahu silih bergantian untuk duet dengan Pacheco.

Tanpa kehadiran Pacheco, Haudi Abdillah berpotensi Leonardo Tupamahu dimainkan secara bersamaan.

Sementara itu, dua pemain kunci PSS Sleman absen menghadapi Bali United.

Kedua pemain berposisi penjaga gawang Ega Pramana dan striker muda Emirudin Saddam.

Keduanya mengalami cedera.

“Kondisi pemain dari game terakhir mungkin kami ada beberapa pemain absen. Seperti kiper Ega dan Sadam, dua pemain pasti tidak masuk line up,” kata pelatih PSS Sleman, , Selasa.

Menurut Dejan, karena ada pemain yang cedera, dan masih ada dua pemain lagi menunggu kabar dari dokter besok.

“Kami akan tunggu kondisi kedua pemainnya. Masih 70 berbanding 30 persen bisa main. Kami akan lihat recovery anak-anak. Semoga bagus dan siap untuk main besok (hari ini, Red),” katanya.

Dejan juga telah mengevaluasi laga terakhir kontra 4-2.

Menurut Dejan, dia telah menganalisis kekalahan tersebut.

“Evaluasi game akhir kami ada banyak analisis. Banyak bicara sama pemain. Dan semoga anak-anak kerja lebih bagus untuk tim besok (hari ini, Red). Semoga kami bisa keluar sama-sama dari masalah hasil yang kita hadapi selama ini,” katanya.

Dejan menambahkan, skuat PSS Sleman harus bekerja keras demi meraih hasil positif melawan Bali United.

Di laga sebelumnya, PSS Sleman takluk di tangan Persib Bandung dengan skor 4-2.

“Semoga anak-anak lebih banyak kerja keras dan bagus untuk tim tim. Dan kami bisa keluar dari masalah untuk result, semoga bisa lebih bagus sama-sama,” kata Dejan Antonic, dalam sesi jumpa pers.

Kedua tim telah bersua sejak musim 2019, di mana hasilnya Bali United menang sekali dan seri satu kali.

Namun terbaru pada pertemuan di 2021, Bali United kalah 0-1 setelah bermain seri 0-0 di waktu normal. (bolasport/rik)

Berita Terkait