Performa Bali United di Liga 1 2021-2022: Sempat Melejit saat Awal Musim, Kini Terhimpit

menjadi salah satu kontestan -2022 yang memperlihatkan grafik menurun. Setelah sempat melejit saat awal musim, kini performa mereka justru anjlok.

Setidaknya, delapan hasil yang diraih oleh Bali United pada pertandingan awal Liga 1 2021-2022 semakin menegaskan fakta tersebut.

Dari delapan pertandingan itu, perbedaan performa Bali United dapat dibagi menjadi dua fase, yakni empat pertandingan awal dan empat laga terakhir.

Pada empat laga awal, skuad Serdadu Tridatu menjadi salah satu tim Liga 1 2021-2022 yang mampu mencatatkan performa impresif.

Sebab, mereka sukses meraih tiga kemenangan, yakni saat menghadapi Kediri (1-0), Putera (2-1), dan Persita Tangerang (2-1).

Sementara itu, satu pertandingan lainnya berakhir imbang, yaitu saat berbagi angka dengan Bandung seusai laga berakhir dengan skor 2-2.

Koleksi 10 poin yang diraih anak asuh pada empat laga itu mengantarkan mereka ke puncak klasemen sementara Liga 1 2021-2022.

Pada akhir pekan keempat itu, jumlah 10 poin yang diraih Bali United hanya mampu disamai oleh Bhayangkara FC yang duduk di peringkat kedua.

Setelah mencatatkan hasil apik pada empat laga pertama, performa Bali United seperti anjlok ketika memulai pertandingan pekan kelima Liga 1 2021-2022.

Sebab, dari empat laga selanjutnya, tak ada satupun kemenangan yang sukses diraih oleh Ilija Spasojevic dan kawan-kawan.

Hasilnya, Bali United meraih dua hasil imbang pada laga pekan kelima dan keenam, yakni saat berjumpa Borneo FC (1-1) dan 1973 (1-1).

Pertandingan pekan ketujuh dan kedelapan, seluruhnya berakhir dengan kekalahan. Hasil itu diraih saat berjumpa Makassar (1-2) dan Bhayangkara FC (1-2).

Kekalahan yang didapat dari PSM Makassar itu sebetulnya turut menegaskan anjloknya performa Serdadu Tridatu di Liga 1.

Striker Bali United, Ilija Spasojevic (duduk), meluapkan kekecewaannya saat menghadapi Tira Persikabo di Seri 1 Liga 1 2021-2022, 2 Oktober 2021.

Itu menjadi kekalahan pertama tim asuhan Stefano Cugurra setelah sebelumnya tampil tanpa kekalahan.

Sayangnya, kekalahan itu kembali berlanjut ketika Bali United berjumpa Bhayangkara FC, salah satu tim terkuat di Liga 1 2021-2022.

Serdadu Tridatu dipaksa melanjutkan tren negatif mereka oleh The Guardian seusai pertandingan berakhir dengan skor 1-2 untuk Bhayangkara FC.

Tentu, hasil yang diraih tim asal Pulau Dewata pada empat laga terakhir itu sangat kontras dengan performa mereka pada empat laga awal Liga 1 2021-2022.

Akibat rentetan hasil buruk ini, Serdadu Tridatu terlempar dari papan atas klasemen sementara Liga 1 2021-2022. Saat ini, mereka anjlok ke posisi tujuh dengan koleksi 12 poin.

Menurut pelatih Bali United, Stefano Cugurra, performa buruk semacam ini sebetulnya sangat wajar dalam sebuah kompetisi.

Namun, pelatih yang akrab disapa itu meminta anak asuhnya untuk terus bekerja keras agar kembali ke jalur kemenangan.

“Inilah situasi dalam sebuah kompetisi sepak bola. Kami memulai liga dengan bagus setelah berhasil menang dalam beberapa pertandingan,” kata Stefano Cugurra

“Sekarang, kami mendapat hasil yang kurang bagus. Ke depan, kami harus bisa bekerja keras lagi,” ucapnya melanjutkan.

Meskipun demikian, sebetulnya Bali United patut bersyukur dengan performa yang ditampilkan oleh Ilija Spasojevic pada awal musim ini.

Dari total delapan pertandingan, pemain asal Montenegro itu menjadi bomber paling produktif di Liga 1 2021-2022.

Sejauh ini, Spaso, sapaan akrabnya, telah mengoleksi total tujuh gol untuk skuad Serdadu Tridatu.

Jumlah ini membawanya ke puncak daftar pencetak gol terbanyak sementara Liga 1 2021-2022.

Berita Terkait