Meski Kalah 2-3 dari Australia, Kiper Timnas U-23 Indonesia Ernando Ari Layak Dapat Bintang

Meski hasil akhir kalah, Kiper U-23 layak mendapat bintang karena berulang kali menggagalkan peluang emas Australia.

Pertandingan Indonesia vs Australia malam ini berakhir 3-2.

Gol kemenangan Australia dihasilkan lewat sundulan Mark Tokich di menit ke-52, Patrick Wood di menit ke-58 dan Jacob Italiano di menit ke-76.

Dalam posisi tertinggal 2-0, mampu menciptakan gol.

Gol untuk Indonesia dicetak Witan Sulaeman pada menit ke-67 lewat tendangan keras dari luar kotak penalti memanfaatkan umpan .

Sementara gol tambahan Timnas U-23 Indonesia besutan dilesakkan Taufik Hidayat pada menit ke-83 lewat tendangan keras berkat umpan Gunansar Mandowen.

Laga Timnas U-23 Indonesia vs Australia, Selasa (26/10/2021) malam di Republican Central Stadium Tajikistan ini merupakan pertandingan leg pertama kualifikasi U-23 2022.

Banyak peluang emas yang diperileh Australia terutama di babak pertama.

Untung saja, tendangan maupun sundulan yang kerap membahayakan gawang Indonesia mampu dimentahkan Ernando Ari.

Bahkan, Ernando Ari juga mempu menggagalkan tendangan penalti pemain Australia.

Timnas U-23 Indonesia lebih bermain bertahan selama 45 menit babak pertama dan tidak satu pun melepaskan tendangan ke gawang Australia U-23.

Laga baru berjalan empat menit Australia U-23 langsung mendapatkan hadiah penalti.

Penalti itu diberikan setelah Ramai Rumakiek dinilai melakukan pelanggaran ke Lewis Miller.

Tendangan penalti pun diambil oleh Patrick Wood namun berhasil ditangkap oleh kiper timnas U-23 Indonesia, Ernando Ari.

Dua menit kemudian, Australia U-23 kembali mendapatkan peluang emas di dalam kotak penalti timnas U-23 Indonesia lewat Jacob Italiano.

Lagi-lagi Ernando Ari mampu menepis tendangan pemain bernomor punggung 10 tersebut.

10 menit jalannya pertandingan timnas U-23 Indonesia terus digempur oleh para pemain Australia U-23.

Timnas U-23 Indonesia masih belum bisa keluar dari tekanan yang terus dilancarkan Australia U-23.

Beberapa kali peluang didapatkan, tetapi masih kesulitan untuk menembus rapatnya lini belakang Australia U-23.

Lini belakang timnas U-23 Indonesia yang dikawal Rizky Ridho dan Alfreandra Dewangga sangat bekerja keras untuk menghentikan pergerakan pemain-pemain Australia.

Hingga menit ke-22 pertandingan masih berjalan tanpa gol.

Timnas U-23 Indonesia benar-benar tidak diberikan kesempatan untuk melancarkan serangan hingga menit ke-30.

Sampai menit ke-35 pun tidak ada satu tendangan ke arah gawang Australia U-23 dari Asnawi Mangkualam dkk.

Australia U-23 masih terus mengurung pertahanan timnas U-23 Indonesia hingga menit ke-40.

Kuatnya pertahanan timnas U-23 Indonesia membuat Australia U-23 harus terus berusaha.

Sampai babak tambahan waktu dua menit yang diberikan tidak ada gol tercipta di babak pertama.

Di babak kedua, Australia makin gencar melakukan serangan bahkan mengurung pertahanan skuad asuhan Shin Tae-yong.

Sementara Timnas U-23 Indonesia hanya sesekali melakukan serangan balik mengandalkan kelincahan dan kecepatan lari pemain sayap.

Keunggulan fisik dan skill pun menjadi modal utama para pemain Australia untuk memorakprandakan pertahanan Timnas U-23 Indonesia.

Berkat kegemilangan Ernando Ari, banyaknya peluang emas yang diperoleh Australia hanya berujung pada 3 gol dibalas 2 gol dari Witan Sulaeman dan Taufik Hidayat.

Di 10 menit jelang laga berakhir, Indonesia gantian berulang kali menggempur pertahanan Australia denganpermainan agresif dan semangat juang pantang menyerah.

Namun, ‘Dewi Fortuna’ belum memihak Timnas U-23 Indonesia, hingga laga berakhir, Australia tetap unggul 3-2.

Berita Terkait