Dirut PT Liga Indonesia Baru Jadi Bakal Calon Wakil Ketua Asprov PSSI Jabar

Direktur Utama Baru (LIB) digandeng untuk maju sebagai bakal calon pimpinan Asprov Jawa Barat periode 2021-2025.

Tommy dan Lukita mendeklarasikan diri di hadapan pendukungnya di hotel kawasan Pasteur, Kota Bandung, Sabtu (23/10/2021) malam.

“Saya mendeklarasikan untuk periode kedua bersama pak Akhmad Lukita. Jadi pak Lukita ini akan saya dorong menjadi wakil ketua dan saya harap regenerasi karena saya sudah Exco satu periode dan ketua satu periode,” ujar Tommy usai deklarasi.

Tommy berharap kehadiran Akhmad Hadian Lukita di tubuh Asprov PSSI Jawa Barat nanti bisa membawa profesionalisme ke Jawa barat, khususnya kompetisi , U-17, dan kelompok usia lainnya bisa dikelola lebih baik dengan profesional.

Namun, Tommy sebagai incumbent belum bisa memastikan berapa jumlah voters yang akan mendukungnya bersama Lukita untuk maju memimpin Asprov PSSI Jabar lima tahun ke depan.

“Saya belum bisa memastikan dapat dukungan berapa, tapi saya berusaha melakukan yang terbaik dan saya percaya teman-teman voters bisa mendukung kami berdua dan beberapa Exco nanti,” cetus Tommy.

Tommy menambahkan selama kepemimpinannya di Asprov PSSI Jabar memamg masih ada PR yang harus diibenahi terutama .

“Sponsor juga jadi PR kami, mudah-mudahan dengan adanya Pak Lukita yang berpengalaman di LIB bisa membawa sepak bola Jawa Barat lebih baik lagi,” harap pria lulusan ITB ini.

Update Pemilihan

Komite Pemilihan (KP) Asprov PSSI Jawa Barat memastikan telah bekerja maksimal dalam penjaringan calon ketua dan wakil ketua serta dan exco Asprov PSSI Jawa Barat periode 2021-2025.

Semua proses tahapan yang dilakukan KP pun sudah sesuai dengan aturan yang ada termasuk dengan melakukan verifikasi terhadap berkas persyaratan dari seluruh pendaftar, yakni 6 kandidat ketua, 7 kandidat wakil ketua, dan 32 kandidat exco.

Hal itu disampaikan Ketua KP Asprov PSSI Jawa Barat, Budhi Agung, usai menggelar rapat internal KP untuk menindaklanjuti permintaan penghentian sementara oleh PSSI Pusat terhadap proses pemilihan pimpinan di tubuh Asprov PSSI Jawa Barat.

“Kami selaku Komite Pemilihan (KP) sudah melaksanakan tahapan pemilihan sesuai dengan SK yang diterima,” tegas Budhi Agung, Minggu (24/10/2021) di Gedung Asprov PSSI Jawa Barat, Jalan Lodaya, Kota Bandung.

Budhi memastikan dia bersama timnya bekerja berdasarkan aturan yang ada sehingga tidak bertentangan dengan statuta PSSI. “Kami ini dipilih voters,” tegasnya.

Mengenai adanya laporan dari Askot PSSI Depok dan Askab PSSI Tasikmalaya tentang waktu verifikasi yang singkat, Budhi pun memastikan durasinya sudah sesuai dengan aturan yang diberikan PSSI Jawa Barat. KP hanya menjalankan amanat dan aturan dari PSSI Jawa Barat.

“Ibaratnya kami ini tukang masak, bumbunya di kongres yang ditetapkan voters. Karena kami ini dipilih voters,” ucapnya lagi.

“Jadi semua sudah sesuai tahapan yang diamanahkan di kongres. Bukan masalah cepat jadi (dinilai) tidak maksimal. Dengan deadline yang ditetapkan, kami sudah maksimal,” tambah Budhi.

Siap Beri Keterangan

Meski demikian, Budhi memastikan pihaknya siap memberikan keterangan terkait proses dan tahapan yang dilakukan jika diminta oleh PSSI Pusat. Termasuk menjelaskan terkait data-data yang diminta induk organisasi tertinggi sepak bola di Tanah Air tersebut.

“Kami siap untuk memenuhi apa-apa yang diminta dan ditanyakan PSSI Pusat. Kami akan sampaikan data dan fakta apa adanya, termasuk pada saat rapat finalisasi yang akhirnya keluar penetapan calon-calon. Setiap pertemuan selalu ada dokumen-dokumennya,” ujarnya.

Namun, dia mengakui hingga saat ini pihaknya belum mengetahui apa saja yang dipertanyakan PSSI Pusat. “Kami juga belum tahu apa yang diminta PSSI (pusat), kekurangannya seperti apa. Kami belum bisa jelaskan lebih jauh, yang pasti kami akan siap memenuhi itu,” kata Budhi.

Seperti diketahui PSSI Pusat melayangkan surat pada Selasa (19/10/2021) yang ditandatangani Sekjen PSSI, untuk menghentikan sementara proses pemilihan bakal calon ketua dan wakil ketua serta exco Asprov PSSI Jawa Barat untuk periode 2021-2025 sebab ada dua voters yang keberatan yakni Askot PSSI Depok dan Askab PSSI Tasikmalaya.

Berita Terkait