Pelatih PSMS Medan Sudah Siapkan Jurus Jitu Untuk Curi Poin Penuh Dari Sriwijaya FC

Tak ingin kecolongan poin di laga pamungkas menghadapi Sriwijaya FC, inilah tekad pelatih PSMS Medan Ansyari Lubis fokus latihan di Lapangan Atletik Dalam Jakabaring Palembang, Selasa (26/10/2021).

“Hari Kamis malam kita menghadapi Sriwijaya FC, kita sedikit latihan conditioning dan sedikit latihan tactical,” ungkap Ansyari Lubis.

Pelatih yang akrab disapa Coach Uwak ini membeberkan poin-poin mengantisipasi pertandingan laga kelima (laga terakhir) babak penyisihan pertama Liga 2 Indonesia grup A antara PSMS Medan vs Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Kamis (28/10/2021) pukul 20.30 WIB.

“Kita punya komitmen dengan pemain dan staf pelatih, setiap pertandingan Liga 2 Indonesia adalah final. Apalagi kita mengejar poin untuk lebih memudahkan langkah kita di putaran kedua,” kata Uwak.

Hingga kini setelah semua tim menyelesaikan laga keempatnya, Sriwijaya FC semakin kokoh di puncak klasemen dengan perolehan 12 poin dari empat kali tanding belum terkalahkan.

Runner-up masih ditempati PSPS Pekanbaru dengan raihan 7 poin dari empat kali tanding. Di susul tempat ketiga PSMS Medan dan Semen Padang FC di tempat ke empat sama-sama mengantongi 5 poin hanya beda selisih gol.

KS Tiga Naga masih tertahan di posisi kelima dengan perolehan masih 2 poin. Posisi juru kunci masih ditempati Muba Babel United dengan hanya baru 1 poin.

Sepertinya banyak wejangan yang diberikan Coach Ansyari Lubis sebelum menghadapi Laskar Wong Kito asuhan Nil Maizar. Antara lain move-on dari kekalahan pada laga sebelumnya atas PSPS 0-1.

“Laga menghadapi Sriwijaya FC paling tidak anak-anak harus bisa melupakan kekalahan melawan PSPS. Gimana caranya mereka bisa melawan Sriwijaya FC untuk bisa bangkit.”

“Masalah hasil kita serahkan kepada yang di atas, tapi kita berharap mereka harus lebih bagus dari pertandingan sebelumnya,” beber pelatih kelahiran Tebingtinggi 29 Juli 1970.

Meski terdengar tidak mudah menghadapi tim tuan Sriwijaya FC yang belum pernah terkalahkan, namun Ansyari Lubis telah menekankan ke anak asuhannya untuk tetap percaya diri.

“Kita tahu juga Sriwijaya FC punya pemain yang bagus dan ini home dia. Tapi kita tekankan ke para pemain, ini sama saja kita mau di kandang, di luar kandang karena tanpa penonton,” katanya.

Malahan kata Coach Uwak, para pemain tim Ayam Kinantan ini justru tertantang untuk bisa membuktikan bisa tampil lebih bagus melawan tim pemuncak klasemen.

“Buat pemain inilah mereka ingin membuktikan mereka bisa bermain bagus melawan tim pemuncak klasemen,” tegasnya.

Terkait dimundurkannya jam pertandingan menjadi lebih malam yakni pukul 20.30 yang sebelumnya dijadwalkan pukul 18.15, ia pun tak mempermasalahkannya.

“Saya kira gak ada masalah (digelarnya pertandingan lebih malam). Karena kita juga kan kemarin main jam enam selesainya jam delapan.”

“Itu masalah adaptasi sudah kita lalui kemarin kita sudah latihan malam. Supaya adaptasinya bisa berjalan dengan baik,” terang mantan pemain gelandang serang Timnas Indonesia.

Ia mengaku kondisi semua pemain siap diturunkan. Hanya pemain tengah PSMS Medan, I Gede Sukadana Pratama yang terkena akumulasi kartu merah saat melawan Semen Padang 2-2.

“Yang lagi berhalangan ada satu pemain terkena akumulasi kartu merah. Dia kena hukuman dua pertandingan atas nama Gede Sukadana tidak bisa turun.”

“Kalau pemain lain saya kira perkembangannya cukup bagus dan yang cedera-cedera sudah main pulih. Saya kira kita tidak akan krisis pemain. Kita banyak kok, 25 pemain karena semua pemain di sini semua sama,” pungkasnya.