Terdampar di Dasar Klasemen, Persiraja Diminta Bekerja Lebih Keras

Banda Aceh masih terdampar di dasar klasemen sementara BRI musim ini. Situasi itu memantik reaksi dari dan masyarakat Banda Aceh termasuk legenda Persiraja, Abdul Musawir.

Saat ini, tim berjulukan itu masih menempati posisi ke-18 klasemen dengan nilai empat. Torehan itu didapat Persiraja setelah meraih satu kemenangan, sekali imbang, dan menelan enam kekalahan dari delapan laga yang sudah dijalani.

Teranyar, Persiraja menyerah 0-2 dari pada pertandingan pekan kedelapan BRI Liga 1 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Sabtu (23/10/2021).

Menurut Abdul Musawir semua pemain dan tim kepelatihan harus lebih bekerja keras lagi, jika ingin keluar dari zona merah.

Dalam sepak bola kata Abdul Muswir tidak ada hal yang tak mungkin. Jika mau bekerja lebih keras lagi dalam setiap pertandingan, bukan hal yang mustahil pada pekan-pekan selanjutnya Shori Murata dan kawan-kawan bisa merangsek ke papan tengah.

“Persiraja harus bekerja keras lagi, kalau ingin bertahan di Liga 1. Semua bisa terjadi karena bola itu bulat,” kata Abdul Musawir kepada Bola.com, Sabtu malam WIB.

Khusus untuk manajemen Persiraja Banda Aceh, pria yang pernah berkostum itu berharap pada jendela transfer nanti, Persiraja berani merekrut pemain-pemain muda potensial yang sebelumnya membela Banda Aceh di kancah Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua.

“Kalau buat manajemen, manfaatkanlah putra-putra daerah. Apalagi Tim Aceh telah membuat masuk final kembali masuk final , setelah 28 tahun yang lalu. Potensi anak-anak putra daerah sangat lah bagus, mereka harus dan wajib diberikan kesempatan,” ungkapnya.

“Untuk pemain Persiraja saat ini, tetap semangat, kami akan selalu mendukung perjuangan kalian di lapangan. Bermain lepas, dan tidak boleh takut dengan lawan yang dihadapi,” Abdul Musawir mengakhiri pembicaraan.

Berita Terkait