Pelatih Sriwijaya FC Minta Para Pemain SFC Waspadai PSMS Medan, ‘PSMS Tim yang Sangat Luar Biasa’

Sriwijaya FC akan melakoni laga kompetisi Liga 2 Grup A babak penyisihan I menghadapi PSMS Medan yang akan berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Kamis (28/10/2021) pukul 18.15.

Pelatih Sriwijaya FC Nil Maizar mengaku punya kenangan pribadi karena pernah menaklukkan tim Ayam Kinantan ini dengan skor 3-1 di Stadion Pakansari, Bogor Jawa Barat.

“Kita belum ada ketemu dengan PSMS. Tapi kalau saya waktu pegang PS TIRA main di Stadion Pakansari tahun 2018 menang 3-1. Tapi bukan Uwak pelatihnya,” ujar Nil Maizar.

“Waktu itu pelatihnya lupa saya siapa pelatihnya, masih bule. Bertemu sama Uwak baru di pertandingan ini nanti besok,” ungkap Nil Maizar, pelatih kelahiran Payakumbuh (Sumbar) 2 Januari 1970 ini, kepada Sripoku.com.

Meski memiliki memori bagus dirinya pribadi, namun Nil Maizar yang pernah memperkuat tim SK Benesov saat bermain di Liga 2 Cekoslowakia, benua Eropa pada era 1990-an, mengingatkan anak asuhannya Nur Iskandar dkk untuk tidak lengah menghadapi PSMS Medan yang tersohor nama besarnya.

Menurut Nil Maizar yang merupakan mantan Pelatih Timnas Indonesia ini, PSMS Medan merupakan tim yang sangat luar biasa.

Punya pemain senior yang bagus. Punya pemain-pemain yang bagus. Punya kombinasi. Pelatihnya juga bagus yakni Ansyari Lubis, mantan pemain nasional.

“Sekali lagi kita harus mewaspadai kekuatan mereka. Kita harus memperkuat ke dalam karena di pertandingan nanti kita bisa memberikan yang terbaik buat Sriwijaya FC sehingga mendapatkan hasil yang bagus. Yang penting itu,” kata Nil yang musim lalu mengarsiteki tim liga 1 Persela Lamongan.

Nil yang lama mengarsiteki Semen Padang juga mengingatkan evaluasi terhadap laga keempat barusan saat mengalahkan KS Tiga Naga 2-0, skuat Laskar Wong Kito untuk bisa belajar lebih bersabar bermain.

“Ya sebenarnya itu hanya masalah waktu aja. Kita kurang tenang, kita kurang sabar, kita ingin menang duluan, ingin cetak gol duluan sehingga tidak terorganized,” ucap Nil mengomentari pertandingan babak pertama Sriwijaya FC banyak ditekan Tim Laskar Lancang Kuning.

Tapi lanjut Nil, di babak kedua timnya melakukan koreksi lagi, bahwa untuk sesuatu yang diharapkan harus ada proses, harus ada proses bertahan, proses menyerang sehingga peluang itu ada, dan itu bisa dibuktikan.

“Gak usah buru-buru. Kalau buru-buru hasilnya tidak bagus. Alhamdulillah kita masih diberikan kemenangan. Ini berkat Allah, kerja keras pemain sehingga rezeki ini masih kita dapatkan,” papar eks pelatih PS TIRA.

Dengan kemenangannya empat kali beruntung, Sriwijaya FC semakin kokoh di puncak klasemen dengan perolehan 12 poin dari empat kali tanding belum terkalahkan.

Sedangkan posisi KS Tiga Naga masih tertahan di posisi kelima dengan perolehan masih 2 poin dari empat kali tanding.

Runner-up masih ditempati PSPS Pekanbaru dengan raihan 7 poin dari empat kali tanding.

Di susuk tempat ketiga PSMS Medan dan Semen Padang FC di tempat ke empat sama-sama mengantongi 5 poin hanya beda selisih gol.

Posisi juru kunci masih tempati Muba Babel United dengan hanya baru 1 poin. (Sripoku)