Banjir Sanksi, PSG Pati Minus 3 Pemain Belakang Hadapi HWFC di Liga 2

PSG Pati bertemu Hizbul Wathan Football Club (HWFC) dalam lanjutan Liga 2 di Stadion Manahan pada Senin (25/20/21) pmalam. Java Army harus kehilangan tiga pemain belakang yang mendapat sanksi dari Komdis PSSI.

Pelatih PSG Pati, Joko Susilo, mengatakan persiapan PSG Pati berjalan secara normal dan tanpa kendala teknis. Namun, beberapa pemain harus absen setelah mendapat sanksi Komdis PSSI. Mereka Nur Hidayat Haji Haris, Heri Setiawan, dan Syaiful Indra Cahya.

“Para pemain tidak ada kendala, hanya saja kami kehilangan dua stopper dan satu bek kami. Itu saja kendalanya yang lain tidak ada,” kata Joko.

Getuk sapaan akrabnya menyatakan memahami gaya permainan HWFC. Laskar Matahari julukan HWFC juga merupakan tim yang bagus. Menurutnya, secara mental HWFC berisi pemain muda tetapi minim pengalaman.

Ia mengaku menerima keputusan Komdis PSSI terkait sanksi para pemain. Tetapi ia mempertanyakan sanksi yang diberikan kepada Syaiful Indra Cahya.

Pemain PSG Pati, Ichsan Kurniawan, mengatakan seluruh pemain telah mengevaluasi kekalahan lalu. Ia berharap dapat memenangkan laga penutup itu.

PSG Pati yang kini bernama AHHA PS Pati merupakan juru kunci klasemen. Tim Atta Halilintar baru meraih satu poin dari empat laga. Sisi lain HWFC berada setingkat di atas PSG Pati dengan raihan 2 poin.

Empat pertandingan lalu PSG Pati belum pernah menang dan sekali imbang. Sedangkan HWFC mampu dua kali meraih hasil imbang dengan dua kekalahan.

Sebelumbya, COO PSG Pati, Divo Sashendra, mengatakan sanksi kepada Syaiful Indra Cahya baru diterima pada Rabu (20/10/21) malam. Sanksi itu menjadi sanksi ketiga bagi pemain PSG Pati setelah Heri Setiawan dan Nurhidayat Haji Haris.

Heri Setiawan dilarang bermain selama enam bulan dan harus membayar denda Rp50 juta. Sedangkan, Nurhidayat Haji Haris dilarang bermain selama tiga pertandingan dan denda Rp3 juta. PSG Pati juga didenda Rp30 juta karena terlambat kick off saat melawan PSCS Cilacap lalu.