Manajemen Persija Jakarta Tegaskan Posisi Angelo Alessio Aman

Persija Jakarta menelan kekalahan pertama mereka musim ini, pada kompetisi Liga 1 2021/22, melawan Arema FC, di Stadion Manahan, Solo. Kekalahan dengan skor 1-0 tersebut, membuat poin Persija masih sepuluh, dari tujuh penampilan.

Performa Persija secara hasil memang belum maksimal, tapi manajemen melihat bahwa permainan tim semakin baik dari pekan ke pekan. Angelo Alession mendapat kepercayaan penuh di tim, hal itu ditegaskan oleh Mohamad Prapanca, presiden klub.

Banyaknya pemain muda di dalam skuad Macan Kemayoran pun tak jadi halangan untuk Alessio mengembangkan permainan tim. Makanya, Prapanca menegaskan bahwa manajemen penuh kepercayaan kepada sosok asal Italia tersebut.

“Kami masih punya keyakinan Angelo Alessio adalah pelatih yang bagus untuk tim Persija sampai hari ini. Di mana kami melihat performa tim main makin lama makin bagus,” ujar Prapanca, seperti dilansir laman resmi Persija.

“Program latihan dan strateginya cukup baik di mata kami. Alessio pun masih punya keyakinan bisa mencapai target dari manjemen,” sambung sosok yang akrab disapa Panca itu.

Musim ini Persija memang berbeda, karena begitu banyak pemain dari Elite Pro Academy (EPA) yang mereka promosikan. Nama-nama seperti Alfriyanto Nico, Rio Fahmi, Ferarri, Radzky Ginting hingga Raka Cahyana sudah dapat menit bermain.

“Pelatih punya keyakinan dengan performa pemain muda kami. Diharapkan dalam lanjutan seri 2 ini mereka memberikan (kontribusi) yang lebih baik lagi. Contoh di laga melawan Arema FC, pelatih tak ada komentar yang menyatakan dia tak puas. Pemain muda cukup baik perkembanganya,” tutup Prapanca.

Sejauh ini Persija mendapatkan dua kemenangan, empat hasil imbang, dan satu kekalahan, dari tujuh laga Liga 1 musim ini. Meski masih berada di posisi delapan klasemen sementara, manajemen yakin bahwa poin demi poin akan diraih hingga tim bisa naik peringkat.

Pada pekan delapan Liga 1 nanti, Persija akan melawan Madura United, Jumat (22/10) malam. Diharapkan tim bisa bangkit setelah kalah melawan Arema, yang dinodai dengan keputusan kontroversial wasit Oki Dwi Putra, menganulir gol dari Marko Simic.