Taisei Marukawa Lanjutkan Kisah Harum Pemain Jepang di Indonesia

Taisei Marukawa menambah daftar pemain Jepang yang bersinar di . Pemain Surabaya itu langsung menjadi andalan di BRI .

Namanya cukup asing ketika didatangkan Persebaya awal musim ini. Maklum, tak ada klub mentereng yang pernah diperkuatnya sebelum berlabuh di Surabaya.

Terakhir, ia memperkuat klub Malta, Valletta, yang dibelanya selama semusim pada 2020. Sebelum itu, ia juga bermain dua musim bersama klub Malta lainnya yakni Senglea Athletic dan Senglea Athletic.

Sama seperti Brasil, pemain Jepang memang banyak tersebar di berbagai belahan dunia. Persaingan yang ketat di dalam negeri membuat mereka merantau untuk mendapatkan jam terbang di negara lain.

Terlepas dari itu, pemain asal Jepang sudah punya reputasi bagus di Indonesia. Sebelumnya, sudah ada pemain-pemain Jepang yang bersinar bersama klub-klub Indonesia seperti Adachihara, , atau Satoshi Otomo.

Sama seperti Marukawa, kebanyakan pemain Jepang ini juga merantau terlebih dahulu sebelum ke Indonesia. Kenji Adachihara misalnya yang sempat bermain di Singapura bersama klub Albirex Niigata Singapore, sebelum bergabung ke PKT Bontang pada 2009.

Meski dengan kiprah yang tak begitu mentereng, para pemain Jepang ini sanggup memberikan warna di sepakbola Indonesia. Makanya banyak pemain asal Negeri Matahari terbit itu yang lama bermain di sini sejak kedatangannya ke Tanah Air.

Kondisi itu menguntungkan pemain Jepang lainnya, termasuk Marukawa yang tinggal menunjukkan kemampuannya saja bersama Persebaya atas torehan para pendahulunya di Indonesia. Dan ia berhasil melakukan itu.

Tim pelatih Persebaya langsung terkesan dengan kemampuan pemain kelahiran 1997 lewat aksi-aksinya pada laga uji coba. Hanya saja ia harus absen pada laga pertama Persebaya kontra lantaran masalah vaksinasi.

Selepas itu beres, Marukawa langsung mengisi tempat utama Persebaya. Total sudah enam penampilan ia catat alias tak pernah absen sejak pertama kali diturunkan mulai 11 September lalu saat Bajul Ijo jumpa Tira Persikabo.

Dengan tinggi badan yang cuma 169 cm, itu tak menghalangi Marukawa untuk bersaing dengan kerasnya sepakbola Indonesia yang sarat fisik. Umpan-umpan terukur menjadi atribut paling mencolok yang kerap dilakukan pemain asal Hiroshima.

Bola-bola mati pun kerap dipercayakan Persebaya untuk diambil Marukawa karena kelebihannya itu. Tak jarang set-piece yang dilepaskannya menghasilkan peluang emas yang bisa berbuah gol.

Penyerang Persebaya Jose Wilkson sering menerima operan-operan ciamik dari Marukawa. Total dua assist pun sudah disumbangnya buat Bajul Ijo musim ini.

Selain handal mengirim umpan terukur, Marukawa juga punya naluri mencetak gol. Pemain bernomor punggung 10 sudah mencetak gol tiga gol sejauh ini.

Teranyar, ia berkontribusi atas kemenangan Persebaya dengan skor 3-1 atas Jayapura. Pemain 24 tahun itu pun dinobatkan sebagai pemain terbaik pekan ketujuh berkat sumbangan 1 gol dan beberapa umpan kuncinya. (detik.com)

Berita Terkait