Dirugikan Wasit, Persija Minta PSSI Istirahatkan Oki Dwi Putra

minta untuk mengistirahatkan wasit Oki Dwi Putra. Sebab, beberapa keputusannya merugikan Macan Kemayoran pada laga kontra FC.

Ada tiga hal yang menjadi sorotan Persija dari Oky pada laga pekan ketujuh BRI 2021, Minggu (17/10/2021). Mulai dari pelanggaran keras tak berbuah penalti, dianulirnya gol Marko Simic, hingga tambahan waktu yang sangat sedikit.

Atas kondisi itu, Persija pun melayangkan surat resmi ke PSSI. Mereka meminta Oki dapat sanksi berupa pembebasan tugas.

Protes Persija terhadap wasit Oki diketahui dari salinan surat yang beredar. Pihak Persija pun membenarkan keabsahan surat tersebut.

“Iya betul. Soal hukumannya apa, itu tergantung kebijakan Komdis (maksudnya Komite Wasit) dan (Liga Baru),” kata Presiden Persija Mohamad Prapanca saat dikonfirmasi detikSport.

Sebab-sebab protes Persija

Pemain muda Persija Ilham Rio Fahmi dilanggar dari belakang saat menggiring bola di kotak penalti. Tapi Oki bergeming dan striker Arema Muhammad Rafli bebas dari hukuman atas tindakannya ke Rio Fahmi pada menit ke-42.

Selanjutnya adalah gol telat Marko Simic pada akhir laga yang dianulir. Tak jelas apa yang membuat gol tersebut tidak disahkan.

Tak ada offside hingga pelanggaran dari pemain Persija. Justru bek Persija Yann Motta yang dijatuhkan di kotak penalti dalam proses gol tersebut saat berusaha menyambut umpan dari .

Dan terakhir tambahan waktu tiga menit dianggap terlalu minim. Dalam laga ini, pertandingan sering terhenti karena kartu merah hingga ulur-ulur waktu yang dilakukan pemain-pemain Arema.

“Untuk itu kami mengajukan protes atas kepemimpinan wasit Oki Dwi Putra Senjaya karena berlaku tidak tegas dan tidak fair play. Kami protes keras atas insiden tersebut dan meminta komite wasit untuk menindak dan mengistirahatkan wasit tersebut karena telah memalukan PSSI dan membuat kontroversi yang semakin memperburuk citra PSSI di mata publik. Serta meminta Komite Wasit untuk berundak menegakkan aturan sesuai dengan Kode Disiplin PSSI dan Statuta PSSI dalam memberikan hukuman terhadap wasit tersebut,” begitu penggalan isi surat protes Persija yang ditujukan ke Ketum PSSI dan Komite Wasit.

Berita Terkait