Kalahkan Jawara Klasemen, Persib Bandung Akhiri Paceklik Kemenangan

Setelah empat pertandingan beruntun hanya bisa meraih hasil imbang, Bandung akhirnya sukses meraih kembali tiga poin. Kemenangan penting ini mereka dapat ketika menghadapi tim jawara klasemen, , di Stadion Moch. Soebroto, Sabtu (16/10) malam.

Bhayangkara dan Persib sama-sama menerapkan sepakbola menyerang, kedua tim cukup atraktif menciptakan peluang dari berbagai arah. Bhayangkara tampak berbahaya dengan barisan depan yang dipimpin oleh Ezechiel N’Douassel.

Persib akhirnya mampu memaksimalkan peluang yang mereka dapat melalui tendangan bebas. Gol tendangan bebas dari sudut yang tidak ideal diambil oeh , dan tanpa disangka menyasar tiang jauh hingga menjadi gol, menit 18′.

Paul Munster coba melakukan penyegaran lebih awal, dengan menarik keluar Arthur Bonai ketika laga baru berjalan 28 menit. Evan Dimas yang baru saja kembali dari laga Indonesia di Thailand, masuk menggantikan Arthur di lini tengah.

Setelah tertinggal, Bhayangkara coba untuk lebih agresif dalam menyerang. Hanya saja, lini pertahanan Persib cukup solid dan penampilan pada pertandingan ini juga patut diacungi jempol, dengan sejumlah penyelamatan.

Alih-alih mampu mencetak gol penyama kedudukan, Bhayangkara malah kembali dijebol oleh Maung Bandung. Serangan balik Persib setelah Bhayangkara gagal memaksimalkan tendangan penjuru, mampu diselesaikan tendangan manis Ezra Walian.

Gol tersebut terjadi pada pengujung babak pertama, dan Persib menutup babak pertama dengan keunggulan, 2-0. Pada babak kedua, tentu Bhayangkara mencoba lebih menekan Persib, demi mengejar ketertinggalan dua gol dari babak pertama.

dimainkan menggantikan Dendy Sulistyawan, demi lini tengah yang lebih hidup dari Bhayangkara. Pergerakan Adam cukup membahayakan, hingga sempat membuat melakukan pelanggaran di dekat kotak penalti.

Anderson Salles sempat mendapat kesempatan emas melalui perekik. Sebagaimana diketahui, bek asal Brasil itu sangat mahir melakukan tendangan bebas. Beruntung untuk Persib, tendangan Salles kali ini tidak mampu menemui sasaran.

Tujuh menit akhir pertandingan, dan Paul Munster mengharapkan ada perubahan dari daya gedor Bhayangkara, hingga pelatih asal Irlandia Utara itu memainkan , menggantikan yang mulai tergerus tenaganya.

Maung Bandung terus ditekan oleh Bhayangkara, tapi pemain Persib benar-benar fight dalam melindungi area mereka. Hingga waktu tambahan empat menit usai, Bhayangkara tetap gagal mencetak gol. Kekalahan ini tetap saja membuat Bhayangkara masih berada di posisi satu 2021/22.

Berita Terkait