Shin Tae-yong Desak AFC karena Timnas U-23 Indonesia Dirugikan dengan Mundurnya China dan Brunei

U-23 tergabung di grup G, bersama lawan tunggal Australia.

Dua kontestan lainnya, China dan Brunei Darussalam memilih mundur dengan alasan tak cukup aman bertanding di masa pandemi COVID-19 dan mereka juga tak cukup waktu menyiapkan tim.

Alhasil, timnas U-23 Indonesia hanya akan bertanding melawan Australia dalam laga yang berlangsung dua leg, yakni pada 27 dan 30 Oktober 2021.

Pemenang laga 2 leg tersebut, bakal lolos langsung ke , seperti yang sudah dikonfirmasi oleh Federasi sepak bola Tajikistan (FFT) selaku tuan rumah.

Mundurnya China dan Brunei Darussalam dinilai merugikan timnas U-23 Indonesia.

Pasalnya, dengan pengurangan jumlah peserta di grup G, Indonesia jadi kehilangan kesempatan memperebutkan status runner-up terbaik.

Hanya ada 1 tim dari grup G yang akan dinyatakan lolos ke 2022.

“Keadaan ini sangat tak adil bagi kita. Jadi setelah drawing seleaai, Brunei mengundurkan diri dan dari situ saja sudah sebenarnya di situasi yang sangat merugikan kita,” ujar Shin Tae-yong dilansir BolaSport.com dari Youtube TV.

“Sampai Tiongkok mengundurkan diri dan sekarang ruginya itu karena tak ada peringkat dua, tetapi hanya peringkat satu yang lolos kualifikasi.”

“Jadi dari pihak pun harus mempertimbangkan masalah yang terjadi seperti ini,” tambahnya.

Dri 42 peserta, 15 tim akan lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2022.

Ke-15 tim terdiri dari 11 juara grup dan 4 runner-up terbaik.

Sementara AFC belum secara resmi memutuskan format yang digunakan untuk kelolosan grup G di U-23 2022.

PSSI memilih untuk menunggu pernyataan resmi dari konfederasi sepak bola se-Asia itu.

“Tunggu (pernyataan) resmi dari AFC,” kata Sekjen PSSI, pada Kamis (14/10/2021).

Sebelum menatap Kualifikasi Piala Asia U-23, skuad asuhan Shin Tae-yong dijadwalkan akan menggelar laga uji coba.

Timnas U-23 Indonesia dijadwalkan menantang timnas U-23 Tajikistan pada 19 Oktober 2021.

Lalu kemungkinan melawan Lebanon pada 22 Oktober 2021.

Hanya ada 1 tim dari grup G yang akan dinyatakan lolos ke Piala Asia U-23 2022.

“Keadaan ini sangat tak adil bagi kita. Jadi setelah drawing seleaai, Brunei mengundurkan diri dan dari situ saja sudah sebenarnya di situasi yang sangat merugikan kita,” ujar Shin Tae-yong dilansir BolaSport.com dari Youtube PSSI TV.

“Sampai Tiongkok mengundurkan diri dan sekarang ruginya itu karena tak ada peringkat dua, tetapi hanya peringkat satu yang lolos kualifikasi.”

“Jadi dari pihak AFC pun harus mempertimbangkan masalah yang terjadi seperti ini,” tambahnya.

Dri 42 peserta, 15 tim akan lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2022.

Ke-15 tim terdiri dari 11 juara grup dan 4 runner-up terbaik.

Sementara AFC belum secara resmi memutuskan format yang digunakan untuk kelolosan grup G di Kualifikasi Piala Asia U-23 2022.

Berita Terkait