Sempat Dipanggil Shin Tae-yong, Striker Muda Bali United Pilih Gabung PSIM

Penyerang jangkung Bali , I , resmi merapat ke salah satu klub , . Menit bermain menjadi pertimbangan utama dirinya menerima pinangan Laskar Mataram.

Kadek Dimas merupakan salah satu potensi besar sepak bola Bali. Pemain berpostur 1,82 meter ini adalah top skor dari (EPA) U-18 2019.

Prestasi itu membuat Kadek Dimas dapat kontrak panjang dari tim senior Bali United. Dia pun sempat dipanggil Shin Tae-yong ke Indonesia U-19.

Sayangnya, Kadek Dimas kesulitan mendapat jam terbang di Bali United. Klub yang dilatih Stefano Cugurra itu lebih mengandalkan Ilija Spasojevic dan .

Ketika tawaran peminjaman ke PSIM Yogyakarta datang, Kadek Dimas tak ragu untuk menerimanya. Penyerang berusia 20 tahun ini melihat Laskar Mataram sebagai tim besar di Liga 2.

“Saya tahu PSIM merupakan tim yang bagus di Liga 2. Saya ingin mencari pengalaman baru, bertemu dengan teman-teman baru, sekaligus mencari menit bermain,” ucap Kadek Dimas, Kamis (14/10/21).

Meski datang dari tim , Kadek Dimas harus berjuang keras untuk dapat tempat utama. PSIM memiliki deretan penyerang bagus, seperti Arbeta Rockyawan, Ahmad Ihwan, dan Imam Witoyo.

“Target awal ini mendapat menit bermain. Semoga saya bisa memberikan kontribusi maksimal untuk PSIM dan ketika kembali ke Bali United bisa memberikan yang terbaik,” tutur Kadek Dimas.

Kadek Dimas baru dua kali mengikuti sesi latihan PSIM Yogyakarta. Kadek Dimas tak sabar lagi setelah menyaksikan rekan-rekannya menahan imbang Solo 0-0, Selasa (12/10/21).

“Permainan PSIM sangat bagus, ngotot dan pantang menyerah, sehingga mereka bisa menahan imbang Persis Solo,” papar .

Keputusan Kadek Dimas gabung dapat dukungan penuh dari Stefano Cugurra. Dia diharapkan bisa meraih kesuksesan bersama PSIM Yogyakarta di Liga 2 2021.

Berita Terkait