Ekspresi ‘Diam’ Bos AHHA PS Pati seusai Timnya Dapat Dua Kartu Merah

Laga panas baru terjadi pada matchday ketiga Grup C antara AHHA PS Pati FC menghadapi .

Kedua tim harus puas berbagi poin usai laga yang digelar di Stadion , Solo, Senin (11/10/2021) malam WIB berakhir sama-sama kuat 2-2.

AHHA PS Pati sebenarnya unggul lebih dulu pada babak pertama lewat gol Yuda Rizky menit ke-23.

Usai turun minum, Persijap mampu bangkit menguasai permainan dan membalas dua gol sekaligus.

Gol pertama Persijap dicetak oleh Ricki Ariansyah pada menit ke-64, setelah itu giliran Iqmal Nur Samsu pada menit ke-69 lewat titik putih.

Dibobol dalam waktu lima menit membuat AHHA PS Pati kalang kabut.

Sejumlah pemain tim AHHA PS Pati nampak terpengaruh tingginya tensi pertandingan.

Usai gol kedua saja, satu pemain AHHA PS Pati melakukan hal kurang terpuji yang memaksa Alfiyantoni Nur mengeluarkan kartu merah pertama.

Kartu merah tersebut diberikan kepada Heri Setiawan di sela momen pelanggaran rekan setimnya Indra Cahya kepada pemain Persijap.

Heri Setiawan melayangkan protes berlebih dengan menampar tangan wasit Alfiyantoni Nur sampai membuat peluit terjatuh.

Alhasil, Alfiyantoni pun tak segan-segan memberikan kartu kuning kedua yang berujung dikeluarkannya kartu merah untuk Heri Setiawan.

Kurang dari 10 menit berselang, sang pengadil lagi-lagi harus mengeluarkan kartu merahnya untuk pemain AHHA PS Pati.

Kali ini giliran eks bek Indoenesia, Haji Haris yang melakukan pelanggaran serius.

Nurhidayat sengaja mengangkat tangannya terlalu tinggi hingga menyikut kepala pemain Persijap.

Melihat pemain timnya berulah, seketika pemilik AHHA PS Pati, Atta Halilintar langsung terdiam.

Ekspresi tersebut berbanding terbalik ketika melihat timnya unggul di babak pertama.

Beruntung Atta Halilintar bisa kembali tersenyum usai gol telat di penghujung laga.

Syaiful yang menjadi pahlawan AHHA PS Pati lewat gol tendangan bebas jelang detik-detik berakhirnya pertandingan.

Skor pun berubah menjadi 1-1.

Seusai laga AHHA PS Pati kontra Persijap, Atta Halilintar menyampaikan keluh kesahnya.

“Ya Allah ini 3 Match official pertama kami di musim pertama kami. Banyak yang kami rasakan,” tulis Atta dinukil dari akun instagram pribadinya, Selasa (12/10/2021).

“Ada senang, sedih, kecewa, galau, dan bangga. Bercampur aduk. Berawal dari cinta fanatic ke Timnas Indonesia. Sampai mengantarkan kami ke sini. Kalau mau enak ya jadi penonton.”

“Tapi kami memilih untuk berjuang mencoba tantangan di sepak bola tanah air yang kami tahu dari awal tidak akan mudah banyak yang harus kami terus pelajari sampai mengerti semua ini.”

Ia meminta adanya evaluasi segala kekurangan tim.

“Saya dan partner saya @putrasiregarr17 dan semua official, managment, dan pemain tetap terus melihat ke depan. Yang tidak baik di koreksi tegas, yang baik di jaga.”

“Inilah sepak bola. Ini olahraga tim satu salah semua salah. Satu benar belum tentu semua benar. Satu adil belum tentu yang lain dapat keadilan.”

Berita Terkait

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.