Dua Wonderkid Persib Bersyukur Dipanggil Timnas U23

Tiga pemain Bandung dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan bersama U23. Ketiga pemain tersebut adalah , , dan Bayu M. Fiqri.

Pemusatan latihan tersebut merupakan rangkaian persiapan timnas sebelum tampil di U23 2022.

Skuad Garuda Muda tergabung di Grup G bersama China dan Australia. Kualifikasi akan berlangsung pada 23 Oktober-1 November.

Nugraha bersyukur karena kembali mendapat kepercayaan membela timnas.

Adik kandung itu akan memanfaatkan kesempatan tersebut semaksimal mungkin, agar mendapat satu tempat di skuad utama Garuda Muda.

“Pastinya bangga bisa dipercaya kembali oleh coach Shin (Tae-yong) di Timnas U23, itu akan jadi motivasi buat pribadi saya,” kata Beckham kepada wartawan, Jumat (8/10/2021).

Melalui pemanggilan tersebut, Beckham dkk dipastikan absen membela Persib di Seri II -2022.

Sebab, ketiganya sudah harus berkumpul di Jakarta pada Sabtu (9/10/2021) untuk terlebih dahulu menjalani pemusatan latihan.

Menurut Beckham, memenuhi panggilan tim nasional adalah tugas tidak boleh diabaikan.

Meski begitu, dia tetap mendoakan agar Persib bisa meraih hasil terbaik selama kiprahnya di Seri II 2021-2022.

Beckham berdoa agar Maung Bandung bisa kembali ke jalur kemenangan.

“Kalau buat timnas apa yang tidak, harus dilakukan. Doanya untuk Persib semoga kembali ke jalur kemenangan dan kembali ke posisi atas,” tutur pemain 19 tahun itu.

Beckham memang tampil gemilang bersama Persib selama Seri I Liga 1.

Dari enam pertandingan, dia selalu mendapat kepercayaan tampil dengan dua laga dilakoninya sebagai starter.

Beckham pun berhasil membukukan dua gol untuk Persib sejauh ini.

Melalui performa tersebut, Beckham berharap bisa mendapatkan tempat utama di skuad asuhan Shin Tae-yong itu.

“Di sepak bola pasti ada persaingan dan pasti ketat, yang penting Beckham berikan yang terbaik,” tegas Beckham.

Senada dengan Beckham, Aqil juga bersyukur karena kembali dipercaya untuk membela timnas.

Aqil termasuk pemain Persib yang sering mendapat panggilan timnas baik di level senior dan lintas usia.

“Tentu senang dan bersyukur bisa dipanggil timnas. Tujuan saya, sebagai pemain pasti ingin membela negara sendiri,” ucap Aqil.

Meski begitu, Aqil tentu harus bekerja keras dalam menghadapi persaingan untuk bisa mendapatkan tempat utama.

Apalagi, di level klub dia belum sekalipun diberi kesempatan bermain.

Aqil enggan terlalu memikirkan persaingan dalam memperebutkan posisi utama. Menurutnya, fokus utama adalah melakukan yang terbaik dalam setiap sesi latihan.

“Persaingan pasti, semua persaingan sehat, semua memiliki kemampuan masing-masing dan saya fokus pada kemampuan diri sendiri,” tegas Aqil.

Berita Terkait