Raih Kemenangan Perdana Liga 2, Tim Pelatih PSKC Cimahi Tetap Evaluasi Pasukannya

Asisten pelatih PSKC Cimahi, Nurjati, bersyukur timnya berhasil meraih kemenangan perdana di kompetisi Liga 2 2021 setelah menaklukkan Badak Lampung dengan skor tipis 1-0 di Stadion Madya Senayan, Jakarta, Senin (04/10/21).

Menurut Nurjati, sebelumnya pada laga perdana Grup B kompetisi Liga 2 2021, PSKC Cimahi gagal meraih poin setelah ditaklukkan Perserang Serang dengan skor 2-1. 

Sehingga, kemenangan atas Badak Lampung melalui gol tunggal Irvan Yunus melalui tendangan penalti ini, patut untuk disyukuri.

“Alhamdulillah yang pertama kita syukuri hasil di pertandingan kedua kita bisa ambil poin,” kata Nurjati saat dihubungi INDOSPORT, Senin (04/10/21).

Meski PSKC Cimahi berhasil mengamankan poin penuh, menurut Nurjati anak asuhnya masih banyak kekurangan. Sehingga, pada sesi latihan nanti pelatih Robby Darwis akan membenahi kekurangan pasukannya.

“Tapi kita juga masih banyak evaluasi kedepannya, karena pemain juga masih banyak kekurangannya dan harus dievaluasi,” ucap Nurjati.

“Jadi walaupun dapat hasil maksimal, tetap kita melakukan evaluasi head coach juga sudah bilang, nanti kita evaluasi, mana yang harus diperbaiki dari tengah ke depan itu mungkin yang harus diperbaiki di sesi latihan,” jelasnya.

Setelah pertandingan tersebut, rombongan PSKC langsung kembali ke Cimahi, selain itu pemain mendapatkan jatah libur satu hari. Rencananya, tim akan kembali berlatih Rabu (06/10/21) untuk persiapan menghadapi pertandingan selanjutnya.

“Besok kita libur istirahat, Rabu kita latihan lagi,” jelas Nurjati.

Sementara itu, tambahan tiga poin perdana mereka musim ini membuat PSKC tetap menghidupkan peluang mereka lolos ke putaran kedua. Anak-anak asuhan Robby Darwis kini ada di posisi kempat grup mereka yang berisi enam klub.

Sedangkan Badak Lampung, jsutru makin tertanam di dasar klasemen setelah sebelumnya sudah menelan kekalahan dari Persekat Tegal. Tim arahan Budiardjo Thalib yang pada 2019 lalu masih merumput di Liga 1 tersebut disalip oleh RANS Cilegon FC yang bahkan belum bertanding dua kali karena selisih gol.