Finis di Urutan ke-11, Pelatih Madura United Akui Pencapaian Tim Jauh dari Target

Pelatih merangkap manajer Madura United, Rahmad Darmawan, mengakui bahwa pencapaian mereka pada seri pertama Liga 1 2021-2022 masih jauh dari target yang diharapkan.

Coach RD, sapaan akrabnya, berpatokan kepada hasil akhir yang diperoleh anak asuhnya sepanjang seri awal kompetisi. Memainkan enam laga, Rafael Silva dkk. hanya mengemas tujuh poin.

“Kalau secara ekspektasi dalam hal jumlah poin, tentu tidak (puas),” ucap Rahmad Darmawan pasca MU diimbangi Persipura Jayapura dengan skor 2-2, Minggu (3/10/21).

Imbasnya, posisi Madura United pun turun drastis dibanding partisipasi mereka selama Liga 1. Saat ini, Laskar Sape Kerrab terkunci di urutan ke-11 klasemen sementara. 

Tak hanya itu, penurunan prestasi seiring dengan efektivitas tim. Lini serang MU baru membukukan lima gol, dan berbanding lurus dengan tingkat kebobolan yang sama.

Turunnya tingkat efektivitas tim juga beriringan dengan peluang meraih poin. Sebetulnya, Madura United memiliki kesempatan besar untuk meraup semua potensi poin yang berjumlah 18 dari enam laga.

Sayang, tim asal Pulau Garam ini hanya mengemas tujuh angka di antaranya. Sehingga, ada 12 poin yang terbuang dari rangkaian hasil selama seri pertama Liga 1 2021-2022.

“Jadi, bisa dibilang kami tidak puas dengan poin akumulatif yang diperoleh selama seri pertama ini,” tandas Rahmad Darmawan.

Kumpulan tujuh poin itu berasal dari hasil seri melawan Tira-Persikabo (1-1), PSM Makassar (1-1), PSIS Semarang (0-0), dan Persipura Jayapura (2-2). Sedangkan satu-satunya kemenangan diperoleh Madura United atas PSS Sleman (1-0) dan kalah dari Bhayangkara FC (0-1).