Liga 2 – Sulut United vs Persewar, Berharap Tuah di Tuah Pahoe

Sulut United sejauh ini sangat siap untuk mengarungi Liga 2 2021. Namun. tim berjulukan Hiu Utara ini tetap sangat berharap ada tuah di Stadion Tuah Pahoe saat menghadapi Persewar, Rabu (6/10/2021).

Tim besutan Ricky Nelson itu merasa ada suntikan semangat dari warga Kawanua saat tiba di Palangkaraya.

Dukungan warga Kawanua diyakini akan berdampak positif bagi mereka.

Karenanya, tak salah jika Sulut United mengimpikan ada tuah di stadion home base Kalteng Putra, yang merupakan eks tim Liga 1.

“Dukungan akan juga sangat berpengaruh. Jadi, harapan kami melawan Persewar akan memberikan hasil maksimal,” kata M Ridho, manajer tim Sulut United.

Laga Sulut United vs Persewar sendiri akan digelar pukul 20.30 WITA atau malam hari.

Oleh sebab itu kedua tim juga melakukan adaptasi lapangan dalam kondisi malam.

“Saya juga masih harus mengkaji lewat latihan malam ini sebelum memutuskan formasi tim,” kata Ricky Nelson, pelatih Sulut United.

Kebugaran dan kesiapan pemain juga dirasa Ricky amat mutlak.

“Makanya belum ada yang pasti (soal formasi pemain) meski bayangan sudah ada,” kata pria asal Nusa Tenggara Timur ini.

Tak salah jika Ricky harus hati-hati. Sang lawan juga sedang dalam mode kencang.

Persewar, yang pada 2018 memastikan promosi ke Liga 2, juga pasang targt tinggi yaitu lolos ke Liga 1.

Fakta anyar tim asal Waropen ini ditangani eks pemain sayap Indonesia, Ellie Aiboy.

Sebagai orang asli Papua dan menangani pemain lokal asli, maka kolaborasi ini amat sinergis.

Karenanya Persewar juga sangat diperhitungkan.

“Tetapi, tidak boleh lengah meski Persewar kalah 1-2 dari tim PON XX Papua dalam uji coba. Sulut United tetap harus hati-hati,” kata Ridho.

Kapten tim Sulut United, Dirga Lasut, dipastikan akan memimpin skuad dalam pertandingan nanti.

Sebagai pemain senior, Dirga akan memimpin perlawanan kepada tim Persewar.

Hiu Utara juga tengah dalam atmosfer baru, bukan di jajaran pelatih maupun pemain namun di posisi CEO.

Hal ini terjadi setelah Bima Sinung menyelesaikan tugasnya. Dia diganti Mirza Hippy.