3 Pelatih Lokal Terbaik di Seri Pertama Liga 1 2021

Tiga pelatih lokal ini mampu membawa timnya meraih hasil bagus di seri pertama Liga 1 2021, ditengah raminya tim menggunakan pelatih asing.

Kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Indonesia, Liga 1 2021, telah rampung menggelar seri pertama yang berlangsung selama enam pekan.

Dimulai pada Jumat, 27 Agustus 2021 lalu, seri pertama berakhir pada Minggu, 03 Oktober 2021. Sejumlah tim dengan nama besar menuai banyak hasil mengejutkan.

Seperti Persipura Jayapura yang saat ini masih tertahan di zona degradasi, serta sulitnya Persib Bandung meraih kemenangan dalam empat pertandingan beruntun.

Persipura Jayapura saat ini menempati urutan ke-16 dengan koleksi 5 poin hasil dari satu kali menang, dua kali imbang dan tiga kali kalah. Mereka terancam degradasi jika hasil minor ini terus berlanjut di seri kedua.

Sementara Persib, sempat merangsek ke urutan kedua klasemen sementara Liga 1 2021 di pekan-pekan pertama, namun kini Maung Bandung harus tercecer ke posisi lima dengan 10 poin.

Hasil itu didapat dari dua kali menang, dan empat kali bermain imbang secara beruntun sejak pekan ke-3.

Posisi papan atas sendiri diisi oleh Bhayangkara FC yang memimpin klasemen Liga 1 2021, dengan 16 poin hasil dari lima kali menang dan satu kali imbang.

Disusul oleh PSIS Semarang di urutan ke-2 dengan 12 poin, dan Bali United di tempat ke-3 dengan 12 poin hanya kalah selisih gol dari PSIS. Dan di tempat ke-4 ada Persija dengan 10 poin.

Menariknya, dalam posisi lima besar hampir semua klub diarsiteki oleh pelatih asing. Lantas bagaimana nasib pelatih lokal bersama timnya dalam seri pertama Liga 1 2021 ini?

Tidak semua pelatih lokal meraih hasil buruk. Ada juga beberapa di antaranya yang mampu membawa timnya mendapat hasil bagus. Siapa saja mereka?

Imran Nahumarury
Keberhasilan PSIS Semarang mengakhiri seri pertama Liga 1 2021 di posisi ke-2 klasemen sementara, membuktikan bahwasannya kemampuan pelatih lokal tidak kalah kualitasnya.

Musim ini Laskar Mahesa Jenar diarsiteki mantan pemain Timnas Indonesia, Imran Nahumarury. Tak disangka ia membawa PSIS tampil apik hingga pekan ke-6 Liga 1 2021.

PSIS mengawali kompetisi musim ini dengan kemenangan kala menghadapi Persela dengan skor 1-0. Lalu sempat ditahan tiga pertandingan oleh tim papan atas, Persija Jakarta (2-2), Arema FC (0-0) dan Madura United (0-0).

Namun PSIS berasil memperbaiki performanya, hingga kembali meraih kemenangan di dua laga lainnya melawan Persiraja (3-1) dan Persebaya Surabaya (3-2).

PSIS menjadi satu-satunya tim yang dilatih pelatih lokal belum terkalahkan di empat besar, dimana empat tim lainnya dilatih oleh pelatih asing (Bhayangkara FC, Bali United, Persija, Persib).

Widodo C Putro

Widodo C Putro kembali membuktikan kualitasnya di kompetisi Liga 1 2021 bersama Persita Tangerang. Setelah mampu mengantarkan Bali United juara, kini ia membawa Pendekar Cisadane menjadi tim yang sulit dikalahkan.

Hingga pekan ke-6 Liga 2021 ini, Persita berada di posisi ke-8. Sebelumnya mereka sempat merangsek ke tiga besar.

Kendati posisinya melorot namun dari segi penampilan, Persita menjadi salah satu tim yang dilatih pelatih lokal tampil cukup baik.

Dari enam pertandingan, mereka berhasil meraih dua kemenangan, dua hasil imbang dan dua kali menelan kekalahan.

Kemenangan tersebut diraih Persita dari jawara Liga Indonesia tahun 2005, Persipura dengan skor 2-1. Mereka juga berhasil menahan imbang Persija yang bertabur bintang 1-1.

Rahmad Darmawan

Terakhir ada nama Rahmad Darmawan. Salah satu pelatih lokal terbaik di Tanah Air ini, mampu membawa Madura United bangkit setelah di beberapa pekan awal meraih hasil buruk.

Bahkan Madura United sempat terjatuh dikubangan zona degradasi. Rentetan hasil buruk di awal, dimana mereka sulit meraih kemenangan (2 imbang, 1 kalah) membuat posisi Rahmad Darmawan saat itu terancam.

Pasalnya Madura United dihuni sejumlah pemain bintang namun gagal tampil maksimal. Tapi kini perlahan posisi mereka mulai merangkak naik, menempati urutan ke-10 dengan koleksi 7 poin.

Meski dalam enam laga terakhir hanya mampu meraih satu kali kemenangan, namun posisi Madura United sebagai salah satu tim yang dilatih pelatih lokal jauh lebih baik, ketimbang tim lainnya di bawah mereka yang dilatih pelatih lokal.

Sebut saja Persebaya asuhan Aji Santoso menempati urutan ke-12 dengan 6 poin (2 menang, 4 kalah). Dan Persela besutan Iwan Setiawan menempati posisi ke-13 dengan 6 poin (2 menang, 4 kalah).